Tidak ada kehidupan yang tanpa risiko. Atas dasar inilah manusia perlu mempersiapkan diri dengan baik. Salah satu persiapan yang banyak orang lakukan adalah membeli asuransi guna mendapatkan perlindungan ketika terjadi risiko seperti kecelakaan, sakit, kehilangan, dan lain sebagainya. Mungkin kamu sudah tidak asing dengan istilah asuransi jiwa. Tetapi, apakah sudah tahu kalau ada polis asuransi jiwa seumur hidup?

Asuransi jiwa seumur hidup bisa menjadi salah satu pilihan bagi individu yang tertarik untuk membeli asuransi jiwa terbaik dan terpercaya. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa membaca artikel dari Qoala Plus berikut ini!

Apa Itu yang Dimaksud Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup?

Apa Itu yang Dimaksud Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup?
Sumber foto: bangoland via Shutterstock

Apa itu polis asuransi jiwa seumur hidup? Asuransi jiwa seumur hidup atau yang juga dikenal sebagai whole life insurance merupakan asuransi yang akan memberikan perlindungan jiwa. Polis asuransi jiwa seumur hidup berlaku seumur hidup atau selama tertanggung hidup. Hal ini tentunya sesuai dengan namanya, bukan?

Polis asuransi jiwa seumur hidup disebut juga sebagai polis santunan pada umur seratus tahun, di mana perlindungan yang diberikan adalah selama tertanggung hidup. Akan tetapi, beberapa perusahaan mungkin menerapkan persyaratan yang berbeda misalnya asuransi jiwa seumur hidup berlaku hingga peserta asuransi berusia 90 atau 99 tahun. Oleh karena itu, kamu harus memastikan hal tersebut sebelum memilih produk asuransi jiwa seumur hidup dari perusahaan asuransi tertentu.

Jadi agen asuransi terbaik dengan bergabung sebagai Mitra Qoala Plus dan dapatkan cuan berlimpah!

Jenis-jenis Produk Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Jenis-jenis Produk Asuransi Jiwa Seumur Hidup
Sumber foto: thodonal88 via Shutterstock

Untuk kamu yang belum tahu apa saja jenis asuransi jiwa whole life, polis asuransi jiwa seumur hidup diklasifikasikan ke dalam dua kategori. Lalu, asuransi seumur hidup apa saja jenisnya? Berikut adalah 2 jenis asuransi jiwa seumur hidup.

1. Polis Asuransi Jiwa Langsung (Straight Life Policy)

Polis asuransi jiwa langsung (straight life policy) merupakan jenis asuransi yang mengharuskan tertanggung atau nasabah asuransi membayar premi asuransi jiwa hingga ia meninggal dunia atau berusia 99 tahun. Dengan demikian, nilai tunai yang bisa mereka dapatkan setara dengan uang pertanggungan saat peserta berusia 99 tahun.

Apabila tertanggung masih hidup hingga masa asuransi berakhir, mereka bisa mencairkan manfaat nilai uang tunai yang sudah terkumpul dari awal pembelian asuransi.

2. Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup dengan Pembayaran Terbatas (Limited Payment Whole Life Insurance)

Apabila kamu tidak ingin membayar premi asuransi jiwa seumur hidup, ada jenis polis asuransi jiwa seumur hidup dengan pembayaran terbatas atau yang dikenal dengan limited payment whole life insurance. Nasabah bisa membayarkan premi dalam jangka waktu tertentu misalnya 30 tahun. Akan tetapi, proteksi jiwa yang tetap bisa didapatkan seumur hidup.

Yuk, gabung sebagai Mitra Qoala Plus dan dapatkan training cara mencari nasabah asuransi maupun berbagai pelatihan lainnya hingga cuan berlimpah!

Manfaat Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Manfaat Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup
Sumber foto: polkadot_photo via Shutterstock

Setiap jenis asuransi termasuk asuransi jiwa seumur hidup memiliki manfaatnya masing-masing. Namun, sebenarnya apa saja manfaat yang bisa seseorang dapatkan saat menjadi pemegang polis asuransi jiwa seumur hidup? Pada umumnya, manfaat ordinary whole life insurance adalah sebagai berikut.

  • Pemegang polis bisa mendapatkan perlindungan jiwa dan tabungan sekaligus yang bisa digunakan untuk kebutuhan darurat
  • Polis asuransi jiwa seumur hidup biasa memiliki manfaat ganti rugi 100 persen apabila pemegang polis meninggal dunia selama masa kontrak
  • Besaran premi dasar yang tetap selama periode pembayaran premi asuransi
  • Tidak ada istilah premi hangus meski pemegang polis tidak pernah mengajukan klaim
  • Pemegang polis akan mendapatkan seluruh uang pertanggungan setelah berakhirnya masa kontrak

Fitur Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Fitur Asuransi Jiwa Seumur Hidup
Sumber foto: William Potter via Shutterstock

Fitur asuransi jiwa seumur hidup face amount yang mungkin masih terdengar asing bagi masyarakat terutama yang belum pernah membeli asuransi jiwa. Fitur pada asuransi jiwa jenis ini pada dasarnya memberikan keuntungan bagi para pemegang polis atau tertanggung. Akan tetapi, besaran uang premi tergolong cukup tinggi bagi sebagian orang.

Fitur dari asuransi jiwa yang harus kamu adalah

  • Nilai uang premi tetap
  • Uang premi tidak akan hangus
  • Pembayaran premi sangat fleksibel
  • Manfaat uang pertanggungan yang dijamin dan nilai tunai tambahan dari hasil investasi premi asuransi

Masa Berlaku Perlindungan Atas Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Masa Berlaku Perlindungan Atas Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup
Sumber foto: Andrii Yalanskyi via Shutterstock

Dilihat dari namanya, kita mungkin bisa menyimpulkan bahwa masa perlindungan atas polis asuransi jiwa seumur hidup adalah seumur hidup atau sekitar 90 hingga 100 tahun bagi peserta asuransi yang masih hidup. Perlindungan ini juga berlaku bagi mereka yang memilih polis asuransi dengan pembayaran terbatas misalnya selama 30 atau 60 tahun.

Polis Produk Asuransi Jiwa Seumur Hidup Cocok Bagi Siapa Saja?

Polis Produk Asuransi Jiwa Seumur Hidup Cocok Bagi Siapa Saja?
Sumber foto: Rapeepat Pornsipak via Shutterstock

Asuransi pada umumnya memang diperuntukan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan perlindungan terhadap risiko tertentu dalam jangka waktu tertentu. Namun, tidak semua jenis dan produk asuransi cocok untuk seseorang. Artinya, setiap calon nasabah asuransi harus tahu kira-kira produk asuransi mana yang cocok untuk mereka terutama dengan kebutuhan yang dimiliki.

Polis asuransi jiwa seumur hidup cocok untuk:

  • Calon peserta asuransi yang ingin mendapatkan perlindungan jiwa sekaligus menghasilkan dana yang bisa mereka gunakan saat ada kebutuhan darurat
  • Orang-orang yang ingin mendapatkan proteksi penghasilan permanen
  • Mereka yang ingin mendapatkan pertumbuhan modal investasi

Dapatkan solusi kemudahan beransuransi, baik bagi nasabah maupun agen asuransi dengan dokumen dan proses klaim digital yang didukung teknologi terbaik di Qoala Plus!

Apa Hal-hal yang Harus Diperhatikan oleh Nasabah Sebelum Membeli Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup?

Apa Hal-hal yang Harus Diperhatikan oleh Nasabah Sebelum Membeli Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup?
Sumber foto: Bartolomiej Pietrzyk via Shutterstock

Menentukan jenis dan produk asuransi jiwa yang tepat memang tidak mudah. Akan tetapi, kamu bisa memperhatikan beberapa hal terlebih jika ingin membeli polis asuransi jiwa seumur hidup dengan manfaat perlindungan yang bisa didapatkan seumur hidup.

Agar tidak salah pilih dan tidak menyesal di kemudian hari, perhatikan beberapa hal berikut sebelum membeli asuransi jiwa seumur hidup:

  • Pelajari proposal penawaran dari agen asuransi
  • Penuhi semua persyaratan aplikasi asuransi
  • Pelajari cara pembayaran premi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi pilihanmu
  • Isi surat permohonan asuransi jiwa atau SPAJ dengan baik
  • Pahami hal-hal pengecualian asuransi
  • Pahami cara dan proses pengajuan klaim serta kemungkinan klaim ditolak

Perbedaan Polis Asuransi Jiwa Berjangka dan Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Perbedaan Polis Asuransi Jiwa Berjangka dan Asuransi Jiwa Seumur Hidup
Sumber foto: bangoland via Shutterstock

Ada beberapa jenis asuransi jiwa yang calon nasabah bisa pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan. Setiap jenis asuransi pastinya berbeda terutama dari segi manfaat yang ditawarkan.

Jika kali ini kamu tertarik dengan polis asuransi jiwa seumur hidup, namun masih bingung apa yang membedakannya dengan asuransi jiwa berjangka, lantas mana yang akan lebih kamu pilih? Sebetulnya, pilihan bisa kamu buat secara bijak dengan perhatikan beberapa hal seperti kebutuhan akan dana untuk keluarga tercinta setelah tertanggung meninggal dunia, kemampuan membayar premi, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, pada umumnya, beberapa hal yang membedakan polis asuransi jiwa seumur hidup dengan polis asuransi jiwa berjangka adalah sebagai berikut.

1. Masa Pertanggungan

Asuransi jiwa memang menawarkan perlindungan jiwa bagi para pemegang polis, tetapi kamu juga harus tahu jika asuransi jiwa berjangka dan asuransi jiwa seumur hidup tidak sama atau berbeda. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari masa pertanggungannya. Asuransi jiwa berjangka hadir dengan pilihan masa pertanggungan mulai dari 1 hingga 30 tahun. Sedangkan masa pertanggungan asuransi jiwa seumur hidup adalah seumur hidup tanpa batasan waktu.

2. Uang Pertanggungan

Dalam hal uang pertanggungan, baik asuransi jiwa berjangka maupun asuransi jiwa seumur hidup menawarkan uang pertanggungan. Besarannya berbeda sesuai dengan premi yang dibayarkan dalam jangka waktu tertentu.

3. Nilai Tunai

Nilai tunai menjadi hal lain yang membedakan antara asuransi jiwa berjangka dengan asuransi jiwa seumur hidup. Maksudnya, perbedaan pada polis asuransi jiwa berjangka/bersyarat adalah tidak adanya pemberian nilai tunai. Hal ini berbanding terbalik dengan asuransi jiwa seumur hidup yang memberikan nilai tunai, di mana peserta asuransi bisa menarik sejumlah dana selama masa periode asuransi. Akan tetapi, penarikan dana tersebut harus berdasarkan ketentuan yang berlaku.

4. Premi

Bagi kamu yang ingin mendapatkan perlindungan jiwa tetapi memiliki dana yang terbatas, asuransi jiwa berjangka bisa menjadi pilihan yang cocok. Asuransi jiwa jenis ini menawarkan premi yang terjangkau. Akan tetapi, besaran premi bisa berubah apabila peserta asuransi mengajukan pembaruan polis.

Sedangkan premi asuransi jiwa seumur hidup lebih tinggi dari asuransi jiwa berjangka. Namun, besaran premi asuransi tetap sama tanpa ada perubahan sama sekali hingga berakhirnya masa kontrak asuransi.

Kelebihan dan Kekurangan Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Kelebihan dan Kekurangan Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup
Sumber foto: ravipat via Shutterstock

Salah satu hal yang banyak orang pertimbangkan bahkan saat memilih asuransi jiwa seumur hidup adalah kelebihan dan kekurangannya. Dengan begitu, mereka bisa melakukan perbandingan antar jenis asuransi jiwa. Tujuannya agar mendapatkan produk proteksi jiwa yang paling sesuai.

Apa saja kelebihan dan kekurangan polis asuransi jiwa seumur hidup?

a. Kelebihan Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Berikut adalah beberapa kelebihan polis asuransi jiwa seumur hidup yang akan peserta asuransi dapatkan:

  • Masa berlaku polis seumur hidup hingga tertanggung berusia 99 tahun
  • Uang pertanggungan akan didapatkan seluruhnya setelah berakhirnya kontrak
  • Menawarkan nilai tunai sebagai hasil investasi dari premi asuransi
  • Pilihan pembayaran premi yang beragam, misalnya premi dibayarkan selama 10 atau 20 tahun namun tetap mendapatkan perlindungan seumur hidup
  • Besaran premi tetap selama masa berlaku polis

b. Kekurangan Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole LIfe Insurance)

Adapun kekurangan dari polis asuransi jiwa seumur hidup adalah:

  • Premi lebih tinggi dari asuransi jiwa berjangka
  • Kurang cocok dan tidak disarankan bagi individu dengan dana terbatas
  • Perlu pemahaman yang lebih guna memastikan apakah produk sesuai kebutuhan atau tidak

Tips bagi Nasabah untuk Membeli Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Tips bagi Nasabah untuk Membeli Asuransi Jiwa Seumur Hidup
Sumber foto: NaMong Productions via Shutterstock

Dalam asuransi jiwa seumur hidup, pihak tertanggung bisa mendapatkan manfaat perlindungan jiwa selama ia hidup, di mana masa pertanggungan bisa mencapai hingga 99 tahun tergantung dari produk yang mereka pilih.

Tetapi, calon nasabah harus memastikan bahwa mereka mampu membayar premi selama periode asuransi yang tidak sebentar. Agar semakin yakin bahwa polis asuransi jiwa seumur hidup memang yang paling tepat, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu beberapa hal.

Perlu tips untuk memilih asuransi tersebut? Berikut adalah tips yang bisa calon nasabah asuransi lakukan saat hendak membeli asuransi jiwa seumur hidup atau whole life insurance. Tak hanya bagi nasabah, seorang agen asuransi yang baik juga harus mampu menyampaikan tips sebagai bentuk solusi agar nasabah dapat memilih produk asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuannya.

1. Tentukan Tujuan Membeli Asuransi

Hal penting dalam memilih asuransi jiwa seumur hidup adalah menentukan tujuan mengapa pada akhirnya mereka memilih asuransi jiwa seumur hidup. Pada dasarnya, tujuan dari asuransi jiwa adalah melindungi keluarga dari risiko kehilangan sumber penghasilan saat tulang punggung atau pencari nafkah meninggal dunia. Dengan begitu, keluarga bisa tetap melanjutkan hidup tanpa beban keuangan karena semuanya sudah dipersiapkan dengan baik.

Biasanya, asuransi jiwa dipilih saat ada kebutuhan perlindungan yang nantinya akan memberikan uang pertanggungan sebagai ganti dari sumber penghasilan. Terlebih bagi keluarga yang secara finansial bergantung pada seseorang. Sehingga orang tersebut memutuskan untuk membeli asuransi jiwa.

Sebenarnya, kamu juga bisa membeli asuransi jiwa seumur hidup untuk tujuan tertentu. Itulah kenapa calon nasabah harus terlebih dahulu menentukan tujuan dari membeli asuransi.

2. Pastikan Nasabah Memiliki Komitmen untuk Membayar

Asuransi memberikan perlindungan terhadap risiko tertentu sesuai cakupannya. Akan tetapi, perlindungan tersebut hanya akan diberikan selama nasabah membayar premi asuransi. Jadi, sebelum membeli polis asuransi jiwa seumur hidup, pastikan kesanggupan serta komitmen untuk membayar polis. Terlebih asuransi ini hadir dengan besaran premi yang cukup tinggi. Selain itu, masa pembayaran premi juga cukup lama.

3. Pilih Perusahaan Asuransi Terbaik dengan Reputasi yang Bagus

Tips selanjutnya dalam membeli polis asuransi jiwa seumur hidup adalah memilih perusahaan asuransi yang tepat. Artinya, perusahaan asuransi memiliki reputasi yang bagus dengan kondisi keuangan yang baik.

Bagaimanapun juga, calon nasabah asuransi harus memastikan bahwa mereka akan mendapatkan manfaat pertanggungan sesuai kesepakatan jika sudah tiba waktunya untuk mengajukan klaim. Kondisi keuangan yang tidak baik membuat perusahaan asuransi mengalami kendala dalam memberikan hak peserta asuransi sehingga klaim dapat terhambat.

Periksa rekam jejak perusahaan asuransi jiwa yang akan dipilih. Salah satu caranya dengan mencari laporan keuangan perusahaan asuransi dan lihat kolom Rasio Solvabilitas yang merupakan indikator mengukur kesanggupan perusahaan dalam membayar hutang jangka panjang dengan total aset yang mereka miliki.

Perusahaan dengan kondisi keuangan yang sehat memiliki rasio solvabilitas sebesar 120 persen atau lebih (berdasarkan ketentuan pemerintah). Hal ini akan membuka pikiran dan membuat calon nasabah menyadari bahwa memilih perusahaan asuransi memang tidak mudah. Jadi, mereka akan lebih berhati-hati dan tidak tergesa-gesa dalam membuat keputusan produk asuransi mana yang akan dipilih.

Pertanyaan Umum Terkait Asuransi Jiwa

Pertanyaan Umum Terkait Asuransi Jiwa
Sumber foto: kenary820 via Shutterstock

Guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan, orang-orang terutama yang berencana membeli asuransi jiwa mengajukan beberapa pertanyaan. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar asuransi jiwa yang mungkin bisa membantu kamu mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang ada di benakmu:

a. Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal?

Asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum tertanggung meninggal dunia. Akan tetapi, ini tergantung pada jenis asuransi jiwa yang nasabah pilih. Jadi, sebelum memilih produk asuransi jiwa, sebaiknya tanyakan beberapa hal terkait pencairan polis asuransi kepada agen atau pihak yang menawarkan asuransi.

b. Bagaimana Sistem Asuransi Jiwa?

Asuransi jiwa akan memberikan perlindungan jiwa terhadap tertanggung apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti risiko kematian. Setelah terjadinya risiko, pihak keluarga tertanggung bisa mengajukan klaim dengan memenuhi beberapa persyaratan. Sehingga perusahaan asuransi bisa segera memproses dan memberikan manfaat asuransi sesuai ketentuan pada kontrak atau polis asuransi.

c. Kapan Manfaat Asuransi Jiwa Dibayarkan?

Manfaat asuransi jiwa dibayarkan setelah tertanggung atau ahli waris mengajukan klaim atas terjadinya risiko yang ditanggung oleh asuransi seperti kematian. Kemudian, perusahaan akan memberikan manfaat sesuai jumlah yang seharusnya didapatkan oleh tertanggung atau ahli waris.

d. Apakah Polis Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan?

Untuk mengetahui apakah polis asuransi jiwa bisa dicairkan atau tidak, semua tergantung pada jenis produk yang dipilih. Misalnya, apabila kamu membeli asuransi jiwa berjangka, polis hanya bisa dicairkan apabila kamu mengajukan klaim. Sebaliknya, jika tidak pernah ada klaim, maka premi akan hangus sehingga nasabah tidak bisa mendapatkan uang yang mereka bayarkan selama periode tertentu.

Sementara pada jenis asuransi jiwa seumur hidup dan asuransi jiwa dwiguna, premi bisa nasabah cairkan setelah masa asuransi berakhir. Resiko yang mana ditanggung asuransi jiwa agar premi dapat dicairkan? Uang pertanggungan dapat dicairkan apabila terjadi risiko seperti meninggal dunia atau mengalami cacat tetap.

e. Asuransi Jiwa Termasuk Asuransi Apa?

Asuransi jiwa termasuk salah satu asuransi yang dapat melindungi orang-orang tersayang dari risiko kehilangan sumber pendapatan. Biasanya asuransi ini dibeli oleh mereka yang ingin mempersiapkan sejumlah dana yang akan digunakan untuk melanjutkan hidup terutama setelah pencari uang meninggal dunia.

Polis asuransi jiwa seumur hidup atau informasi seputar asuransi lainnya bisa kamu dapatkan dan dari Qoala Plus. Informasi dasar mengenai produk asuransi penting baik bagi calon nasabah asuransi maupun calon agen asuransi.

Apabila tertarik untuk bergabung sebagai agen asuransi terbaik, kamu bisa segera mendaftarkan diri di Qoala Plus. Dapatkan penghasilan sebanyak mungkin dengan menawarkan solusi perlindungan yang tepat kepada calon nasabah asuransi.

Cara lainnya untuk menjadi Mitra Qoala Plus, kamu juga bisa mengakses aplikasi Qoala Plus yang dapat kamu install di smartphone melaluiĀ Google Play atau App Store.