Sebelum jauh membicarakan tentang cara kerja asuransi jiwa, kamu harus tahu dulu apa itu asuransi jiwa. Jelaskan apa yang dimaksud dengan asuransi jiwa? Asuransi jiwa merupakan salah satu produk dan jenis asuransi yang banyak ditawarkan oleh berbagai perusahaan asuransi terkemuka. Jenis asuransi satu ini adalah program perlindungan bagi orang-orang tercinta yaitu anggota keluarga apabila terjadi hal yang tidak diinginkan atau risiko kerugian berupa kematian pada pemegang polis atau peserta asuransi.

Melalui asuransi jiwa, pemegang polis bertujuan untuk memberikan keamanan finansial sekaligus perlindungan yang pasti setelah kepergiannya. Manfaat asuransi ini biasanya berupa uang pertanggungan yang dapat keluarga klaim apabila tertanggung meninggal dunia. Adapun besarannya tergantung pada premi yang dibayarkan dan kesepakatan tertanggung dengan perusahaan asuransi.

Meski memberikan manfaat yang banyak, tetapi masih minim kesadaran akan pentingnya mendapatkan perlindungan jiwa pada masyarakat Indonesia. Mereka yang sudah memiliki asuransi juga bahkan masih banyak yang menganggap bahwa asuransi jiwa bukanlah perlindungan prioritas.

Tak hanya perlu mengetahui cara kerja asuransi jiwa, baik nasabah maupun agen asuransi juga perlu mengetahui manfaatnya. Beberapa manfaat asuransi jiwa meliputi:

  • Proteksi dari risiko kematian yang dapat membebani kondisi keuangan keluarga
  • Menjaga kelangsungan hidup keluarga tercinta dan ahli waris
  • Mendapatkan santunan apabila terjadi risiko cacat sebagian maupun cacat total
  • Membantu mengatur keuangan dengan lebih baik
  • Manfaat investasi dan tabungan untuk persiapkan dana di kemudian hari

Setelah mengetahui apa itu asuransi jiwa dan manfaatnya, kini saatnya untuk mengetahui cara kerja asuransi jiwa.

Bagaimana cara kerja asuransi jiwa? Untuk bisa menjawab pertanyaan semacam ini, sebenarnya kamu bisa melakukan pencarian atau bisa juga dengan menemui agen asuransi yang akan membantu memilih solusi proteksi jiwa yang tepat. Tetapi, hal tersebut mungkin memerlukan waktu yang agak lama karena harus mencari tahu agen asuransi mana yang dapat dipercaya.

Jika demikian, kamu bisa mulai mencari tahu cara kerja asuransi jiwa termasuk asuransi jiwa unit link, dwiguna, term life, dan whole life melalui Qoala Plus.

Jenis-jenis Produk Asuransi Jiwa serta Kelebihan dan Kekurangannya

Jenis-jenis Produk Asuransi Jiwa serta Kelebihan dan Kekurangannya
Sumber foto: Rawpixel.com via Shutterstock

Untuk bisa memahami cara kerja asuransi jiwa, kamu juga harus tahu apa saja jenis produk asuransi jiwa. Seperti jenis asuransi lain seperti asuransi kesehatan atau asuransi kecelakaan diri, setiap produk asuransi jiwa tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.

Informasi ini juga penting bagi mereka yang hendak kerja di bidang asuransi termasuk agen asuransi. Dengan demikian, mereka bisa mengedukasi calon nasabah sehingga bisa membantunya mendapatkan solusi perlindungan yang tepat.

Berikut adalah beberapa jenis produk asuransi jiwa yang umumnya disediakan oleh berbagai perusahaan asuransi jiwa di Indonesia:

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi jiwa berjangka atau term life insurance merupakan salah satu jenis produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan dalam jangka waktu tertentu. Waktu yang ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penyedia dan peserta asuransi. Apabila tidak ada klaim selama jangka waktu tersebut, maka premi dinyatakan hangus.

a. Kelebihan atau Keunggulan Asuransi Jiwa Berjangka

Lalu, apa saja kelebihan asuransi jiwa berjangka? Asuransi jiwa satu ini menjadi pilihan banyak orang karena menawarkan berbagai kelebihan, seperti:

  • Calon nasabah dapat menentukan jangka waktu asuransi
  • Premi lebih ringan dari jenis asuransi jiwa lainnya
  • Potensi mendapatkan uang pertanggungan yang besar

b. Kekurangan atau Kelemahan Asuransi Jiwa Berjangka

Sayangnya, asuransi jiwa berjangka juga hadir dengan beberapa kekurangan. Hal ini bisa kamu jadikan sebagai pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli jenis asuransi jiwa ini. Berikut adalah beberapa kekurangannya:

  • Tidak memberikan nilai tunai
  • Uang premi hangus jika tidak ada klaim selama jangka waktu polis asuransi
  • Premi tidak flat
  • Pembayaran premi per tahun
  • Proses perpanjangan yang lebih rumit

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Apa itu asuransi jiwa seumur hidup? Asuransi jiwa seumur hidup atau whole life insurance akan memberikan perlindungan kepada pemegang polis atau tertanggung dengan jangka waktu seumur hidup. Biasanya, cara kerja asuransi jiwa dilihat dari jangka waktu polisnya tergolong lama, yaitu hingga tertanggung berusia 90 atau bahkan 100 tahun, tergantung produk yang mereka pilih.

a. Kelebihan atau Keunggulan Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Asuransi jiwa seumur hidup memiliki berbagai kelebihan atau keunggulan yang bisa dijadikan sebagai alasan memilih asuransi tersebut yaitu:

  • Masa pertanggungan hingga pemegang polis berusia 100 tahun atau seumur hidup
  • Banyak opsi pembayaran premi bahkan peserta asuransi bisa memilih untuk membayar asuransi jiwa selama 20 tahun untuk tetap bisa mendapatkan proteksi seumur hidup
  • Premi yang sama sehingga lebih mudah merencanakan pembayarannya
  • Ada nilai tunai hasil investasi
  • Memberikan uang pertanggungan seluruhnya setelah berakhirnya masa polis asuransi

b. Kekurangan atau Kelemahan Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Kelebihan asuransi jiwa seumur hidup tampak menarik namun ada beberapa kekurangan yang menyertai produk asuransi jiwa satu ini, seperti:

  • Uang premi yang tinggi
  • Kurang cocok untuk yang memiliki dana terbatas
  • Memerlukan pemahaman yang lebih agar mendapatkan produk yang sesuai

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)

Jika kamu pernah mendengar istilah endowment insurance, istilah tersebut merupakan nama lain dari asuransi dwiguna. Cara kerja asuransi jiwa jenis ini menawarkan dua manfaat sekaligus yaitu proteksi jiwa dengan cakupan perlindungan terhadap risiko kematian dan cacat total dan manfaat tabungan.

Apabila ingin memastikan ketersediaan dana di kemudian hari seperti untuk pendidikan anak, asuransi jiwa satu ini cocok untuk kamu.

a. Kelebihan atau Keunggulan Asuransi Jiwa Dwiguna

Ada beberapa kelebihan yang bisa peserta asuransi rasakan selama masa berlaku polis, yaitu:

  • Memungkinkan nasabah mengajukan klaim sebelum masa kontrak berakhir
  • Seluruh uang pertanggungan akan diberikan apabila nasabah masih hidup saat berakhirnya masa kontrak asuransi

b. Kekurangan atau Kelemahan Asuransi Jiwa Dwiguna

Karena asuransi jiwa dwiguna menawarkan dua manfaat sekaligus, tentunya kamu harus mempersiapkan dana yang lebih besar. Artinya, premi asuransi jenis ini akan lebih tinggi dari asuransi jiwa tradisional yang hanya memberikan manfaat perlindungan jiwa saja.

4. Asuransi Jiwa Unit Link

Bagian sebagian orang, istilah asuransi jiwa unit link sudah tidak lagi asing. Bagaimana dengan kamu? Produk asuransi satu ini menawarkan dua manfaat sekaligus dalam satu polis yaitu proteksi jiwa dan nilai investasi.

Adapun cara kerja asuransi jiwa unit link adalah premi asuransi yang nasabah bayarkan setiap bulan akan dibagi untuk dana asuransi dan dana investasi. Kemudian, nasabah akan mendapatkan return dari investasi tersebut.

a. Kelebihan atau Keunggulan Asuransi Jiwa Unit Link

Berikut adalah beberapa kelebihan yang bisa nasabah dapatkan dengan memilih asuransi jiwa unit link:

  • Periode perlindungan yang lama bisa hingga tertanggung berusia 100 tahun
  • Memberikan manfaat investasi berupa return atau hasil investasi
  • Nilai tunai tidak akan hangus
  • Manfaat tambahan apabila membeli rider asuransi

b. Kekurangan atau Kelemahan Asuransi Jiwa Unit Link

Karena tidak ada produk asuransi yang sempurna, asuransi jiwa unit link pun memiliki kekurangan atau kelemahan, seperti:

  • Premi asuransi yang lebih mahal dibandingkan asuransi jiwa tradisional terlebih jika menambahkan beberapa manfaat perlindungan melalui rider
  • Return investasi tidak besar dan sesuai dengan instrumen investasi

Klik di sini untuk bergabung sebagai Mitra Qoala Plus dan dapatkan berbagai pelatihan gratis hingga cuan berlimpah!

Cara Kerja Asuransi Jiwa Berdasarkan Tujuannya

Cara Kerja Asuransi Jiwa Berdasarkan Tujuannya
Sumber foto: Andrii Yalanskyi via Shutterstock

Apa saja sebenarnya tujuan asuransi jiwa? Memahami hal tersebut akan membantu calon nasabah memahami cara kerja asuransi jiwa secara menyeluruh. Tujuan utama dari asuransi adalah perlindungan terhadap risiko tertentu yang akan memengaruhi keadaan finansial.

Adapun tujuan dari asuransi jiwa adalah sebagai berikut:

1. Asuransi untuk Ganti Rugi

Salah satu tujuan dari asuransi jiwa adalah sebagai bentuk ganti rugi. Cara kerja asuransi jiwa untuk ganti rugi ini maksudnya adalah perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi berupa uang pertanggungan atau lainnya sesuai dengan jenis asuransi dan kerugian yang terjadi kepada tertanggung.

Kerugian atau risiko tersebut tidak selalu terjadi namun tertanggung ingin lebih waspada sehingga memutuskan untuk membeli asuransi.

2. Asuransi Sebagai Bentuk Pengalihan Risiko

Selain sebagai ganti rugi, cara kerja asuransi jiwa juga bertujuan untuk mengalihkan risiko. Risiko dapat terjadi kepada tertanggung kapan saja dan dimana saja seperti kecelakaan, cacat, hingga kematian. Dengan pengalihan risiko, tertanggung bisa mengurangi beban finansial karena risiko tersebut nantinya akan menjadi tanggungan perusahaan asuransi.

Asuransi jiwa akan menanggung bentuk kerugian kematian atau lainnya sesuai dengan produk asuransi yang nasabah pilih. Dengan membayarkan sejumlah premi, pihak tertanggung mengalihkan risiko kerugian atau bahaya yang bisa terjadi di kemudian hari. Semua yang berhubungan dengan pengalihan risiko ditulis jelas dalam polis dan ditandatangani oleh pihak penanggung yaitu perusahaan asuransi dan tertanggung atau pemegang polis asuransi.

Untuk memastikan bahwa kamu akan bisa merealisasikan tujuan asuransi jiwa satu ini, penting untuk mengenal seperti apa perusahaan asuransi jiwa atau penanggung risiko yang dipilih. Selain reputasi yang baik, perhatikan juga kemampuan finansial perusahaan tersebut untuk membayar klaim yang nanti kamu ajukan agar mendapatkan manfaat asuransi.

3. Asuransi Demi Kesejahteraan Anggota

Tujuan asuransi lainnya adalah untuk kesejahteraan anggota keluarga. Saat terjadi risiko cacat total atau kematian, anggota keluarga tercinta tentu harus berjuang agar bisa mendapatkan penghasilan. Risiko yang terjadi pada peserta asuransi jiwa dapat mengakibatkan hilangnya sumber pendapatan.

Karena kesadaran akan terjadinya risiko ini, banyak kepala keluarga yang akhirnya memutuskan untuk membeli asuransi jiwa. Mereka tidak ingin melihat orang-orang tersayang harus menggantikan posisi sebagai tulang punggung atau pencari nafkah. Dengan memiliki asuransi jiwa, anggota keluarga tetap bisa menjalankan kegiatan dengan uang pertanggungan yang nantinya akan mereka dapatkan setelah mengajukan klaim.

Untuk mendapatkan uang pertanggungan yang besar, nasabah tentu harus berkompromi dengan jumlah premi yang besar. Sebelum memilih produk asuransi jiwa jenis apapun, pastikan untuk mengecek kembali kondisi keuangan agar tetap bisa membiayai premi asuransi demi mendapatkan manfaat perlindungan yang sesuai dengan cara kerja asuransi jiwa ini pada kesepakatan dalam polis.

4. Asuransi untuk Mendapatkan Pembayaran Santunan

Asuransi jiwa juga bertujuan untuk mendapatkan pembayaran santunan. Saat menjadi peserta asuransi jiwa, tertanggung akan mendapatkan hak sesuai dengan ketentuan dan kontrak yang berlaku. Karena perjanjian antara dua pihak, penyedia asuransi dan peserta asuransi diatur oleh undang-undang yang berlaku, maka asuransi jiwa bersifat wajib. Artinya, perusahaan asuransi harus memberikan manfaat asuransi baik berupa pembayaran santunan atau lainnya saat terjadi risiko kepada tertanggung.

Polis atau kontrak asuransi akan mengikat perusahaan asuransi dan peserta. Peserta asuransi berkewajiban membayar premi untuk mendapatkan manfaat sedangkan perusahaan asuransi berkewajiban mengeluarkan manfaat dengan telah dilaksanakannya kewajiban pembayaran premi oleh peserta asuransi.

Mau jadi agen asuransi jiwa terbaik dengan dukungan teknologi yang membuat proses jualan asuransi jadi lebih mudah? Jadilah Mitra Qoala Plus dan rasakan kemudahannya!

Cara Kerja Asuransi Jiwa Secara Umum Berdasarkan Sistem dan Tahapan Prosesnya

Cara Kerja Asuransi Jiwa Secara Umum Berdasarkan Sistem dan Tahapan Prosesnya
Sumber foto: Gajus via Shutterstock

Secara umum, cara kerja asuransi jiwa itu sama. Namum, pada praktiknya nanti akan sesuai dengan jenis dan produk asuransi jiwa yang nasabah pilih. Karena ada produk yang hanya menyediakan proteksi jiwa saja dan ad produk yang juga menawarkan manfaat lain berupa tabungan dan investasi. Berikut adalah beberapa langkah dan tahapan sistem kerja asuransi jiwa:

1. Perekrutan Calon Pemegang Polis Sebagai Nasabah Asuransi Jiwa

Untuk mendapatkan nasabah asuransi yang potensial, setiap perusahaan asuransi harus melakukan perekrutan baik melalui agen asuransi, bancassurance, maupun jaringan asuransi lain. Kemudian, perusahaan asuransi akan memasukkan peserta ke dalam beberapa kategori sesuai dengan jenis polis yang dipilih.

2. Nasabah Memilih Produk Asuransi Jiwa

Setelah menemukan calon nasabah potensial, perusahaan asuransi akan mengarahkan nasabah untuk memilih produk berdasarkan kebutuhan dan tujuan perlindungan yang diinginkan. Nasabah yang ingin mendapatkan proteksi jiwa sekaligus tabungan dan nilai tunai investasi akan disarankan untuk memilih produk asuransi jiwa tertentu.

Misalnya, nasabah ingin mendapatkan perlindungan jiwa sekaligus mendapatkan keuntungan dari investasi, agen asuransi akan menawarkan produk asuransi jiwa unit link. Ia juga akan memberikan penjelasan mengenai produk asuransi tersebut termasuk cara kerja asuransi jiwa serta kelebihan dan kekurangannya.

3. Pengumpulan Dana Premi dari Pembayaran Premi oleh Nasabah

Setelah menandatangani polis yang artinya menyetujui semua syarat dan ketentuan yang berlaku, nasabah harus membayar premi asuransi. Ada pilihan untuk membayar sekaligus saat pembuatan polis asuransi dan pembayaran yang dapat dilakukan secara berkala selama periode polis asuransi.

Untuk memudahkan pencairan klaim, perusahaan asuransi juga akan membedakan uang premi yang terkumpul menurut jenisnya. Cara kerja asuransi jiwa dalam hal pengumpulan dana premi asuransi akan mengkategorikan premi berdasarkan beberapa kriteria seperti besarnya potensi kerugian, biaya administrasi, dan lain sebagainya.

4. Proses Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa oleh Pihak Asuransi

Meski sudah banyak yang memiliki polis asuransi jiwa, tetapi sayangnya masih banyak yang belum paham perihal cara kerja asuransi jiwa keempat ini. Perusahaan akan membayarkan klaim dalam beberapa hari kerja setelah pengajuan klaim nasabah disetujui.

Perusahaan asuransi perlu memastikan tujuan dari klaim asuransi apakah sengaja atau memang murni. Oleh karena itu, mereka memerlukan waktu untuk melakukan pengecekan dokumen klaim asuransi. Klaim yang ditolak bukan hanya karena kurangnya dokumen persyaratan yang dikirimkan saat pengajuan klaim tetapi juga karena adanya unsur kesengajaan dari pemegang polis.

Dapatkan solusi kemudahan beransuransi, baik bagi nasabah maupun agen asuransi dengan dokumen dan proses klaim digital yang didukung teknologi terbaik di Qoala Plus!

Cara Kerja Asuransi Jiwa Dwiguna Berdasarkan Fungsinya

Cara Kerja Asuransi Jiwa Dwiguna Berdasarkan Fungsinya
Sumber foto: chainarong06 via Shutterstock

Memahami cara kerja asuransi dwiguna mengharuskan kamu untuk mengetahui apa saja fungsi dari asuransi satu ini. Alhasil, memilih asuransi jiwa jenis adalah menjadi keputusan yang tepat.

Cara kerja asuransi jiwa ini cukup sederhana di mana nasabah akan membayarkan premi setelah melakukan pembelian polis asuransi jiwa. Apabila tidak terjadi risiko apapun, nasabah akan mendapatkan manfaat asuransi di tahun ke-16 berupa manfaat perlindungan jiwa dan nilai tunai.

Namun, jika terjadi risiko meninggal dunia selama polis asuransi masih aktif, ahli waris tertanggung yang akan mendapatkan manfaat berupa uang pertanggungan sesuai kesepakatan.

a. Fungsi Utama Asuransi Jiwa Dwiguna

Cara kerja asuransi jiwa dwiguna bisa kamu lihat berdasarkan fungsi utamanya. Fungsi dari asuransi ini yang paling utama adalah memberikan proteksi dan tabungan yang nantinya akan sangat berguna bagi tertanggung. Karena fungsi inilah nasabah bisa mencairkan atau mengajukan klaim asuransi bahkan sebelum polis asuransi berakhir apabila memerlukan sejumlah dana untuk kebutuhan mendesak. Meski demikian, mereka harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

b. Fungsi Asuransi Jiwa Dwiguna Lainnya

Fungsi lain dari asuransi jiwa dwiguna adalah sebagai dana yang bisa nasabah manfaatkan untuk berbagai tujuan. Bisa untuk dana pendidikan, dana pensiun agar hidup sejahtera di hari tua, serta dana perlindungan bagi keluarga setelah meninggalnya tertanggung.

Dengan fungsi yang beragam ini, nasabah bisa mulai menentukan kapan akan membeli produk asuransi jiwa dwiguna yang tepat. Mereka bisa menyesuaikan premi dengan kemampuan membayar agar tidak memberatkan di kemudian hari.

Yuk, gabung sebagai Mitra Qoala Plus untuk menjadi agen asuransi terbaik dan dapatkan berbagai pelatihan hingga cuan berlimpah!

Cara Kerja Asuransi Jiwa Unit Link

Tujuan asuransi adalah memberikan perlindungan. Akan tetapi, prosesnya tidak semudah kamu membayarkan premi dan perusahaan asuransi akan menanggung risiko yang dicover. Jika memilih asuransi jiwa unit link yang memungkinkan pemegang polis mendapatkan manfaat proteksi dan investasi, pastikan sudah tahu seperti apa cara kerja asuransi jiwa unit link.

Sifatnya yang fleksibel memungkinkan peserta asuransi unit link untuk menambahkan manfaat perlindungan lain atau yang juga dikenal sebagai rider. Nah, apabila kamu ingin atau perlu manfaat perlindungan tambahan saat membeli produk asuransi satu ini, kamu bisa memilih rider yang sesuai.

Lalu, seperti apa cara kerja asuransi jiwa unit link? Jika asuransi tradisional memberikan perlindungan penyakit tertentu dalam jangka waktu 5 hingga 20 tahun. Asuransi jiwa unit link akan memberikan perlindungan terhadap risiko kematian selama usia produktif tertanggung. Uang pertanggungan bisa keluarga gunakan sebagai pengganti penghasilan yang hilang karena risiko kematian pemegang polis.

Tidak hanya itu, asuransi jiwa unit link juga akan memberikan hasil investasi selain memberikan perlindungan kesehatan dan uang pertanggungan. Di mana peserta asuransi akan mendapatkan nilai tunai sebagai hasil investasi. Akan tetapi, peserta tidak harus memahami investasi secara mendalam karena ada manajer investasi yang akan mengelola dana investasi.

Dana tersebut diperoleh dari premi asuransi yang setiap bulan peserta asuransi bayarkan. Jadi, premi akan dialokasikan untuk perlindungan jiwa dan investasi. Meski demikian, investasi pada asuransi jiwa unit link juga memiliki risiko karena cukup fluktuatif.

Saat memilih asuransi jiwa unit link, pastikan untuk memahami jenis dana di dalamnya. Hal lain yang harus kamu perhatikan adalah investasi berguna untuk melindungi nilai kenaikan biaya kesehatan.

1. Dua Elemen Penting dalam Asuransi Jiwa Unit Link

Yang membedakan antara asuransi jiwa unit link dengan asuransi jiwa murni adalah keberadaan nila investasi. Hal ini juga yang kemudian memengaruhi cara kerja kedua jenis asuransi jiwa tersebut. Dalam asuransi jiwa unit link, ada dua elemen penting yaitu proteksi dan investasi. Jadi, selain memberikan proteksi jiwa, asuransi unit link juga menawarkan hasil investasi yang nantinya bisa digunakan untuk membiayai premi asuransi.

2. Pembayaran Biaya Premi

Premi merupakan sejumlah uang yang nasabah bayarkan. Tanpa adanya premi, mustahil nasabah akan mendapatkan manfaat perlindungan yang dijanjikan perusahaan asuransi. Pembayaran premi dalam asuransi jiwa unit link akan masuk ke instrumen investasi yang sudah dipilih.

Premi asuransi yang kamu bayarkan akan dipotong pajak terlebih dahulu untuk membayar beberapa biaya tambahan seperti biaya akuisisi di tahun pertama. Kemudian, baru bisa menghasilkan nilai tunai polis.

3. Nilai Polis

Dalam asuransi jiwa unit link, cara kerjanya melibatkan nilai polis. Nilai polis adalah hasil dari investasi yang dapat peserta asuransi gunakan untuk membayar berbagai biaya asuransi seperti biaya administrasi atau biaya asuransi rider. Dengan kata lain, proteksi asuransi dibayar dari hasil investasi selama investasi tersebut menghasilkan return yang cukup untuk mengcover biaya tersebut.

4. Pemotongan Biaya di Unit Link

Dalam unit link, ada dua cara pemotongan biaya. Hal ini sangat penting diketahui setiap calon nasabah yang tertarik mendapatkan manfaat proteksi dan investasi sekaligus.

Cara pemotongan yang pertama, premi asuransi langsung dipotong untuk biaya akuisisi. Cara kedua adalah nilai investasi akan dipotong untuk membayar asuransi dan dilakukan secara rutin.

5. Sisa Pembayaran dan Pencairannya

Pemegang polis dapat mengambil sisa dari pembayaran biaya yang disebutkan di atas. Nilai tersebut bisa mereka cairkan untuk berbagai keperluan seperti dana pensiun, pendidikan, dan lain sebagainya.

6. Polis Lapse

Poin penting lain dalam cara kerja asuransi jiwa jenis ini ini adalah adanya polis lapse. Apabila nasabah tidak lagi membayar premi dan biaya polis yang berlaku saat jatuh tempo, maka penanggungan terhadap risiko akan dihentikan. Hal serupa juga terjadi apabila nilai tunai yang ada tidak cukup untuk membayar premi beserta biaya asuransi lainnya.

7. Tidak Ada Jaminan Return

Meski menawarkan hasil investasi, tetapi tidak ada jaminan return dalam asuransi jiwa unit link. Apabila terjadi risiko seperti yang terjadi pada investasi pada umumnya, peserta asuransi mungkin tidak akan mendapatkan return.

8. Jenis-jenis Dana dalam Asuransi Jiwa Unit Link

Seperti yang sudah berkali-kali dibahas, asuransi jiwa unit link melibatkan investasi yang akan memberikan return berupa nilai tunai. Akan tetapi, apakah kamu tahu apa saja jenis dalam dalam asuransi jiwa jenis ini?

Berdasarkan penempatan dana investasi, ada empat jenis dana dalam asuransi unit link, yaitu:

  • Pasar uang atau cash fund
  • Pendapatan tetap atau fixed income
  • Dana campuran atau managed fund
  • Saham atau equity fund

Pertanyaan Umum Seputar Asuransi Jiwa

Pertanyaan Umum Seputar Asuransi Jiwa
Sumber foto: metamorworks via Shutterstock

Memilih asuransi jiwa yang tepat adalah sebuah tantangan terlebih bagi mereka yang belum memiliki pengalaman sama sekali. Dalam hal ini, agen asuransi berperan penting sehingga harus mampu memberikan pemahaman yang jelas agar calon nasabah memilih produk dan jenis asuransi jiwa yang tepat.

Selama masa pencarian, biasanya calon nasabah mengajukan beberapa pertanyaan bahkan saat mereka menemui agen asuransi. Selain mengetahui cara kerja asuransi jiwa, berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar asuransi jiwa itu sendiri.

a. Apa yang Dimaksud dengan Asuransi Jiwa?

Apa itu asuransi jiwa? Ini merupakan pertanyaan yang umum ditanyakan terlebih oleh mereka yang belum mengenal asuransi yang tentunya penting diketahui sebelum memahami cara kerja asuransi jiwa.

Asuransi jiwa adalah perlindungan yang berupa pengalihan risiko finansial atas meninggal dunia atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan. Cara kerja asuransi jiwa ini berguna saat terjadi risiko kematian pada pencari nafkah dalam keluarga. Dengan begitu, keluarga yang ditinggalkan tetap bisa melanjutkan hidup dengan uang pertanggungan yang asuransi berikan.

b. Mengapa Kita Perlu Memiliki Asuransi Jiwa?

Pada dasarnya, asuransi bertujuan memberikan perlindungan. Asuransi jiwa diperlukan agar kebutuhan ekonomi tidak terganggu saat terjadi risiko terhadap pencari nafkah dalam usia produktifnya.

Asuransi ini juga bisa kamu persiapkan sebagai bekal hari tua agar bisa menikmati sisa hidup dengan bahagia dan sejahtera tanpa harus memikirkan cara menghasilkan uang. Jadi, dengan cara kerja asuransi jiwa yang memberikan manfaat inilah, asuransi jiwa menjadi penting untuk dimiliki.

c. Seperti Apa dan Bagaimana Bentuk Asuransi Jiwa?

Nasabah asuransi jiwa bisa mendapatkan jenis asuransi satu ini dalam bentuk tertulis berupa polis asuransi. Polis tersebut merupakan kontrak antara pihak penyedia asuransi dan nasabah atau yang disebut pemegang polis. Semua hal tentang asuransi jiwa tertulis jelas di dalam polis termasuk jenis dan jumlah pertanggungan risiko. Akan tetapi, pemegang polis harus membayarkan sejumlah uang dalam jangka waktu yang sudah ditentukan melalui premi asuransi.

d. Apa Perbedaan Investasi di Bank dengan Asuransi Jiwa Unit Link?

Investasi merupakan keputusan yang tepat. Namun, hanya memberikan dana dan hasil dengan persentase tertentu. Lain halnya dengan asuransi jiwa unit link. Selain hasil investasi, peserta juga akan mendapatkan manfaat perlindungan termasuk uang pertanggungan yang akan diberikan kepada keluarga saat peserta asuransi meninggal dunia.

e. Apa yang Dimaksud dengan Rider?

Rider merupakan manfaat tambahan yang bisa pemegang polis asuransi beli dengan tambahan biaya pada premi asuransi. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mendapatkan proteksi finansial yang lebih.

f. Apa yang dimaksud dengan Premi, Nilai Tunai, dan Uang Pertanggungan?

Premi adalah sejumlah uang yang tercantum dalam polis yang nantinya harus nasabah asuransi bayarkan kepada perusahaan asuransi agar tetap bisa mendapatkan manfaat perlindungan. Sementara nilai tunai adalah sejumlah uang sebagai nilai tebus polis pada waktu tertentu yang menjadi hak pemegang polis.

Nantinya, perusahaan asuransi berkewajiban untuk memberikan nilai tunai tersebut. Adapun uang pertanggungan adalah manfaat berupa sejumlah uang yang tercantum dalam polis dan menjadi hak pemegang polis atau penerima manfaat. Artinya, uang tersebut merupakan kewajiban yang perusahaan asuransi harus bayarkan.

g. Apa Saja Isi dan Cakupan Polis Asuransi Jiwa?

Dalam polis asuransi jiwa, ada beberapa isi yaitu lembar pertanggungan, syarat umum polis, ketentuan khusus, dan salinan surat permintaan asuransi jiwa yang calon nasabah asuransi sertakan saat mengajukan aplikasi pembuatan polis asuransi.

h. Apa Saja Faktor yang Menentukan Besarnya Premi?

Ada beberapa faktor yang memengaruhi besaran premi asuransi. Diantaranya adalah jenis produk asuransi, besaran uang pertanggungan, jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan gaya hidup calon peserta asuransi.

Memahami cara kerja asuransi jiwa memang tidak mudah. Bahkan sebagian calon nasabah melewati proses ini dan langsung membuat keputusan untuk membeli produk asuransi jiwa yang diyakininya tepat. Padahal, minimnya pengetahuan tentang asuransi bisa membuat mereka menyesal di kemudian hari terlebih saat harus konsisten membayar premi yang tinggi namun kondisi keuangan tidak memadai.

Oleh karena itu, perlu agen asuransi kompeten yang bisa membantu calon nasabah memahi cara kerja asuransi jiwa berdasarkan jenis asuransi yang akan mereka pilih. Sebagai agen asuransi, kamu akan memiliki kebahagian dan kebangaan tersendiri saat bisa membantu calon nasabah membuat keputusan tepat dalam memilih asuransi jiwa.

Informasi seputar asuransi jiwa lainnya bisa kamu dapatkan dengan mengakses Qoala Plus.

Tertarik untuk mencoba tantangan yang sekaligus menambah pundi-pundi rupiah? Caranya mudah yaitu dengan mendaftarkan diri sebagai Mitra Qoala Plus dan perkaya pengetahuan serta informasi seputar asuransi termasuk cara kerja asuransi jiwa dengan menginstal aplikasi melalui Google Play atau App Store sesuai dengan smartphone yang kamu gunakan.