Industri asuransi, yang dirancang untuk melindungi dan mengamankan keuangan individu dan perusahaan dari risiko, sayangnya juga rentan terhadap berbagai modus kejahatan yang merugikan semua pihak yang terlibat.

Modus penipuan asuransi mencakup beragam skema licik yang dirancang untuk menipu perusahaan asuransi dengan klaim palsu atau untuk memanipulasi sistem demi keuntungan pribadi. Dalam dunia yang semakin kompleks dan terhubung secara digital, modus kejahatan asuransi telah berkembang menjadi berbagai bentuk yang semakin canggih dan sulit dideteksi.

Dari klaim palsu yang direncanakan dengan cermat hingga penjualan polis palsu, kejahatan asuransi merugikan tidak hanya perusahaan asuransi, tetapi juga konsumen yang jujur dan masyarakat pada umumnya dengan menaikkan biaya premi.

Baik nasabah, perusahaan asuransi, agen, maupun pihak lain yang terlibat di dunia asuransi berpotensi menjadi korban kejahatan. Jadi, mari cari tahu lebih lanjut tentang modus penipuan yang bisa terjadi di industri asuransi dan temukan cara tepat menghindarinya di artikel Qoala Plus satu ini.

Modus Penipuan Asuransi

modus penipuan asuransi
Sumber foto: Africa Studio via Shutterstock

Tidak ada kehidupan yang tanpa risiko, bahkan saat sedang memilih produk asuransi. Bagaimana bisa? Bukankah asuransi memberikan perlindungan terhadap risiko yang bisa terjadi di masa depan? Memilih asuransi berarti kamu harus menghadapi berbagai tantangan dan kemungkinan, termasuk adanya modus penipuan.

Ada banyak contoh kasus penipuan asuransi yang harus kamu waspadai. Akan tetapi, hal tersebut tidak boleh lantas membuat kamu takut dan mengurungkan niat untuk membeli produk asuransi yang tepat.

Terdapat beberapa tanda dan peringatan akan terjadinya modus penipuan yang bisa kamu lihat lebih awal dengan jeli dan teliti. Berikut adalah beberapa modus penipuan yang banyak terjadi di industri asuransi:

1. Klaim Palsu

Setiap pihak yang terlibat dalam asuransi berisiko menjadi korban tindak kejahatan, tanpa terkecuali perusahaan dan agen asuransi. Mengapa demikian? Kamu mungkin pernah mendengar istilah klaim palsu.

Seseorang membuat klaim palsu terhadap asuransi untuk mendapatkan pembayaran atas kerugian atau cedera yang sebenarnya tidak terjadi. Agar terhindar dari kejahatan ini, perusahaan asuransi akan melakukan pengecekan terhadap setiap klaim yang diterima. Oleh karena itu, sebagian besar perusahaan asuransi memerlukan waktu yang cukup sebelum akhirnya memutuskan untuk menyetujui klaim yang diajukan tertanggung atau pemegang polis asuransi.

2. Pemalsuan Dokumen

Modus penipuan asuransi yang tidak kalah sering terjadi adalah pemalsuan dokumen. Untuk dapat mengajukan klaim dan memperbesar peluang diterimanya klaim asuransi, bukan tidak mungkin seseorang rela melakukan kejahatan, yaitu pemalsuan dokumen.

Mengubah atau memalsukan dokumen untuk mendukung klaim palsu atau untuk mendapatkan keuntungan dari polis asuransi. Tentunya, hal tersebut dapat merugikan pihak tertentu, misalnya perusahaan asuransi yang harus mengeluarkan uang pertanggungan untuk risiko yang tidak pernah terjadi. Meskipun nasabah adalah pihak yang membayar premi asuransi, namun dalam kontrak disebutkan bahwa pembayaran premi adalah untuk mendapatkan manfaat perlindungan yang diperlukan.

3. Pemalsuan Identitas

Masih berkaitan dengan dua poin sebelumnya, seseorang mungkin memalsukan identitas untuk tujuan klaim asuransi. Bukan tidak mungkin, ia mencuri identitas pemegang polis agar bisa mendapatkan manfaat asuransi, terutama dalam bentuk uang.

Menggunakan identitas palsu atau mencuri identitas orang lain untuk memperoleh polis asuransi atau untuk mengajukan klaim palsu adalah salah satu contoh modus penipuan asuransi di Indonesia yang tidak boleh dibiarkan terjadi.

4. Pemalsuan Kecelakaan atau Kerusakan

Mengatur kecelakaan atau kerusakan yang tidak disengaja untuk mendapatkan pembayaran asuransi, seperti merusak kendaraan sendiri dengan sengaja. Tindakan ini tentu akan merugikan pemilik kendaraan apabila perusahaan asuransi mengetahui adanya tindakan sengaja agar mendapatkan manfaat asuransi.

5. Penipuan Agen Asuransi

Selain dari sisi nasabah, kejahatan juga bisa terjadi dari sisi agen asuransi. hal tersebut terbukti dengan banyaknya kasus modus penipuan asuransi agen asuransi.

Agen asuransi yang tidak jujur dapat memanipulasi informasi atau dokumen untuk mendapatkan komisi lebih tinggi atau untuk menipu klien mereka. Mereka juga bisa melakukan modus dengan tidak menyetorkan uang premi asuransi yang sudah nasabah bayarkan. Alhasil, perusahaan tidak mendapatkan pemasukan dan berdampak pada nasabah yang tidak bisa mendapatkan manfaat asuransi karena perusahaan tidak mencatat adanya pembayaran premi asuransi.

6. Penggadaian Polis Palsu

Menggunakan polis asuransi palsu sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman atau mendapatkan uang tunai. Ini tentu merupakan tindakan kejahatan yang dapat merugikan pihak tertentu. Bayangkan apabila kamu menjadi pihak yang menerima polis asuransi palsu sebagai barang gadai. Di mana kamu harus membayarkan sejumlah uang namun tidak memiliki jaminan yang sah atas penggadaian yang terjadi.

7. Penjualan Polis Palsu

Menjual polis asuransi palsu kepada orang-orang dengan janji pembayaran klaim palsu di masa depan juga merupakan bentuk lain dari modus penipuan asuransi. Pelaku mendapatkan uang yang merupakan premi asuransi. Namun, nasabah tidak akan pernah mendapatkan manfaat perlindungan apapun dari perusahaan asuransi.

8. Agen Asuransi Memberikan Saran agar Nasabah berganti-ganti Penyedia Asuransi

Apakah kamu berpikir bahwa berganti penyedia asuransi merupakan cara tepat untuk bisa memangkas biaya premi asuransi namun tetap mendapatkan manfaat yang banyak? Berganti-ganti penyedia asuransi justru akan merugikan nasabah di masa mendatang karena mereka harus membayar premi yang semakin meningkat saat usia semakin bertambah.

Cara Menghindari Modus Penipuan Asuransi

Mencari produk asuransi yang tepat memang susah susah gampang. Namun, tantangan semakin meningkat dengan maraknya kasus penipuan yang banyak terjadi. Sebagai calon nasabah, tentu saja kamu tidak ingin mengalami hal tersebut, bukan? Jadi, kamu bisa memperhatikan tips menghindari penipuan asuransi berikut ini:

1. Kenali Berbagai Jenis Modus Penipuan

Salah satu cara agar terhindar dari modus penipuan asuransi adalah dengan mengenali berbagai jenis modus yang banyak terjadi di dunia asuransi.

Tidak sedikit modus dimana agen asuransi menyarankan nasabah untuk tidak memberikan pernyataan jujur perihal kondisi kesehatan nasabah. Padahal, informasi tersebut masuk dalam polis asuransi. Bahkan ada agen asuransi yang tidak menyetorkan pembayaran premi asuransi nasabah ke rekening perusahaan asuransi.

Hal tersebut tentu berbahaya bagi nasabah karena mereka meyakini bahwa premi sudah dibayarkan. Jadi bisa mengajukan klaim apabila terjadi risiko yang ditanggung asuransi. Modus lain yang banyak terjadi adalah broker asuransi menyarankan nasabah untuk berpindah dari asuransi satu ke asuransi lain. Padahal, keputusan tersebut akan membuat nasabah membayar premi asuransi yang terus naik seiring dengan bertambahnya usia nasabah atau tertanggung.

2. Jangan Menandatangani Formulir Kosong

Selanjutnya, agar terhindar dari kasus penipuan asuransi di Indonesia, pastikan untuk tidak pernah menandatangani formulir kosong. Cek kembali formulir atau dokumen apabila agen mengharuskan kamu menandatanganinya. Pahami isi dokumen agar terhindar dari risiko menjadi korban penipuan di dunia asuransi.

3. Kenali Perusahaan Asuransi

Salah satu cara mengenali modus penipuan asuransi adalah dengan mengenali perusahaan asuransi. Itulah kenapa sebaiknya perhatikan kredibilitas dan reputasi perusahaan asuransi. Hal tersebut akan membantu memastikan, sebagai calon nasabah kamu tidak akan menjadi korban penipuan.

Cek apakah perusahaan memiliki website resmi atau tidak. Website tersebut biasanya berisi visi misi perusahaan, produk, alamat, layanan, kontak, cabang, bahkan laporan keuangan perusahaan asuransi.

4. Cari Tahu Mitra dan Rekanan Perusahaan Asuransi

Asuransi adalah bentuk perlindungan dari risiko tertentu. Namun, apa jadinya jika kamu justru menjadi korban penipuan. Oleh sebab itu, akan lebih baik untuk melakukan riset guna mencari tahu mitra dan rekanan perusahaan asuransi. Pastikan perusahaan memiliki jaringan mitra dan rekanan yang luas, termasuk rumah sakit atau bengkel rekanan, tergantung dari jenis dan produk asuransi yang akan kamu beli.

5. Pastikan Persyaratan Asuransi Jelas

Dengan mengenali ciri ciri modus penipuan asuransi, tidak lantas kamu terhindar dari kejahatan tersebut, bukan? Oleh karena itu, kamu harus menemukan cara agar terhindar sehingga tidak menjadi korban.

Saat mendaftar suatu produk asuransi, persyaratannya harus jelas. Riset yang mendalam akan membantu mengetahui apakah persyaratan yang diberikan benar atau hanya bagian dari modus penipuan saja.

6. Baca Ulasan

Maraknya kasus penipuan asuransi mengharuskan individu lebih waspada. Namun, bukan berarti kamu akan selalu terkurung dalam ketakutan hingga akhirnya tidak jadi membeli asuransi. Membaca ulasan dari nasabah akan membantu kamu terhindar dari kasus penipuan.

Luangkan waktu untuk membaca ulasan atau testimoni seputar pelayanan perusahaan asuransi. Termasuk waktu tunggu klaim, pelayanan rumah sakit rekanan, kecepatan perusahaan dalam membalas pesan, dan lainnya. Ulasan-ulasan tersebut bisa kamu temukan di berbagai channel, termasuk website, media sosial, dan forum diskusi.

7. Kaji Ulang Plan Asuransi

Salah satu ciri dari perusahaan asuransi yang kredibel dan terpercaya adalah menawarkan plan atau rencana asuransi yang jelas. Rencana tersebut nantinya akan ditunjukkan untuk memastikan bahwa produk asuransi sesuai kebutuhan nasabah atau tertanggung.

Dalam hal menghindari modus penipuan asuransi, penting untuk membaca ulang polis dan rencana asuransi dengan teliti. Pada polis terdapat ketentuan-ketentuan asuransi, termasuk rencana, cakupan, premi, masa perlindungan, dan hal penting lainnya.

Rencana asuransi turut memengaruhi besaran premi asuransi yang harus nasabah bayarkan.

8. Bandingkan Beberapa Produk Asuransi

Terlepas dari jenis asuransi apa yang kamu ingin beli, sebaiknya bandingkan beberapa produk asuransi terlebih dahulu. Produk dari masing-masing perusahaan asuransi memberikan manfaat yang hampir sama namun berbeda. Belum lagi kelebihan dan kekurangan yang akan kamu rasakan.

Keuntungan Jadi Mitra Qoala Plus
Komisi Langsung
Komisi Langsung

Pendapatan instan setelah menjual beragam produk asuransi personal maupun komersial terbaik

Qoala Points
Qoala Points

Rewards berupa poin yang dapat ditukarkan ke dalam bentuk komisi

Rewards
Rewards

Hadiah atau bonus dalam bentuk lain yang bisa diperoleh melalui program atau campaign Qoala Plus

Tips Memilih Mitra/Agen Asuransi yang Profesional

tips memilih agen asuransi profesional
Sumber foto: Chay Tee Via via Shutterstock

Agen asuransi adalah perantara antara nasabah dengan perusahaan penyedia asuransi. Oleh sebab itu, ia memiliki peran yang sangat penting untuk kedua belah pihak, baik nasabah maupun perusahaan asuransi.

Salah satu tugas agen asuransi adalah memberikan penjelasan mendalam terkait produk asuransi guna membantu nasabah memahami kebutuhan proteksi. Dengan begitu, nasabah akan terbantu dan bisa memilih produk serta jenis asuransi yang tepat sesuai kebutuhan, harapan, dan kondisi finansial.

Penjelasan detail dari agen asuransi akan menghindari kesalahpahaman sehingga tidak ada pihak yang nantinya merasa dirugikan. Untuk bisa memilih agen asuransi yang juga dapat membantu meminimalisir terjadinya modus penipuan asuransi agen asuransi, berikut adalah beberapa tips khusus buat kamu:

1. Agen Asuransi Harus Memiliki Lisensi Resmi

Hal paling utama dalam memilih agen asuransi profesional adalah mengetahui bahwa agen pilihanmu memiliki lisensi resmi. Mereka mendapatkan lisensi resmi dari AAJI atau Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia yang merupakan jaminan bahwa agen sudah mengikuti pelatihan sesuai kebutuhan di dunia pekerjaannya.

Agen berlisensi memiliki pemahaman tentang produk asuransi yang dijual. Sehingga calon nasabah bisa mempercayakan pembelian asuransi kepada agen tersebut untuk mendapatkan proteksi yang tepat untuk diri sendiri dan finansial.

2. Pilih Agen Asuransi yang Mudah Dihubungi

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa agen asuransi membantu nasabah mendapatkan pilihan perlindungan terbaik melalui pemahaman tentang asuransi. Untuk memastikan kamu mendapatkan agen yang profesional dan terhindar dari modus penipuan asuransi, pilihlah agen asuransi yang bisa kamu hubungi kapan saja.

Asuransi adalah komitmen jangka panjang di mana nasabah akan menandatangani kontrak dalam jangka waktu tertentu dengan perusahaan asuransi. Artinya, kamu akan memerlukan bantuan agen selama kontrak tersebut berlangsung. Ini adalah salah satu alasan mengapa sebaiknya hanya memilih agen asuransi yang selalu sigap dan cepat dalam merespon nasabah.

Agen asuransi yang mudah dihubungi dapat memudahkan nasabah mendapatkan informasi yang mereka perlukan. Hal tersebut juga merupakan cerminan dari pelayanan terbaik yang perusahaan asuransi berikan kepada nasabah sebagai bentuk apresiasi. Saat nasabah bisa menjangkau agen asuransi dengan mudah, artinya agen tersebut memiliki profesionalisme dalam bekerja.

Nasabah adalah pihak yang mengasuransikan diri atau harta benda dengan tujuan mendapatkan perlindungan dari risiko tak terduga. Jadi, sangat wajar apabila mereka ingin selalu mendapatkan layanan dan respon yang cepat, baik saat melakukan komplain maupun mengajukan klaim asuransi.

3. Pertimbangkan Pengalaman Agen Asuransi

Dalam memilih agen asuransi yang profesional, kamu juga perlu mempertimbangkan pengalaman agen asuransi. Tujuannya adalah memudahkan dalam memilih, mengatur, serta merencanakan proteksi jiwa atau keluarga di masa depan. Agen asuransi berpengalaman mampu menjelaskan dana melayani calon nasabah atau nasabah secara detail. Dengan begitu, calon nasabah akan terbantu termasuk dalam menghitung biaya premi dan uang pertanggungan, hingga memahami ketentuan isi polis asuransi.

4. Pastikan Agen Asuransi Dapat Membantu Menyusun Rencana Keuangan

Mitra atau agen asuransi adalah profesional yang membantu nasabah dalam merencanakan keuangan. Itulah mengapa kamu harus bisa menilai kriteria tersebut dalam diri agen atau mitra asuransi. Mengapa demikian?

Produk asuransi berlaku untuk jangka waktu yang panjang. Jadi, kamu harus membuat perhitungan secara matang. Membeli asuransi berarti kamu harus mengalokasikan sejumlah dana secara rutin dalam kurun waktu tertentu. Ini yang kemudian menjadi alasan mengapa penting memastikan bahwa agen asuransi mampu membantu nasabah dalam menyusun rencana keuangan.

Dengan memilih Mitra Qoala Plus, kamu bisa memastikan bahwa mitra asuransi profesional akan mendampingi kamu selama proses memilih produk asuransi. Bahkan mitra asuransi akan dengan senang hati untuk membantu dalam setiap proses asuransi, termasuk pengajuan klaim.

Informasi seputar modus penipuan asuransi penting bagi nasabah dan agen asuransi. Mengetahui modus dan cara mencegahnya memungkinkan kamu memulai karir sebagai Mitra Qoala Plus dengan penuh perhitungan. Bergabung sekarang juga dan bersiaplah menjadi bagian dari industri asuransi, di mana kamu akan membantu masyarakat membuat rencana finansial yang berdampak pada masa depannya.

Kamu akan mendapatkan komisi dan keuntungan lain yang belum pernah didapatkan dari pekerjaan sebelumnya. Download aplikasi di Google Play atau App Store untuk mulai mempelajari asuransi secara lebih mendalam.