Masih bertahan dengan cara pemasaran dan promosi konvensional? Jika demikian, mungkin butuh waktu lama untuk bisa mencapai tujuan bisnis. Jadi, akan lebih baik untuk mulai merambah dunia digital. Pemasaran digital memberikan potensi yang lebih bagi kamu untuk mengembangkan bisnis melalui jangkauan pelanggan yang lebih luas dan pendapatan tak terbatas.

Sebagai langkah awal dalam memulai pemasaran secara digital, perbanyak materi digital marketing. Tidak ada salahnya untuk mulai dari artikel Qoala Plus satu ini, bukan?

Pengertian Pemasaran Digital (Digital Marketing)

Pengertian Pemasaran Digital (Digital Marketing)
Sumber foto: TierneyMJ via Shutterstock

Untuk kamu yang ingin tahu pengertian pemasaran digital, silahkan perhatikan pengertian pemasaran digital baik secara umum maupun menurut pendapat beberapa ahli. Sehingga kamu bisa lebih memahami apa pemasaran digital dan bisa menjalankannya tanpa kesalahan sedikitpun.

Pengertian Digital Marketing Secara Umum

Terkadang, kita sulit menjelaskan apa itu pemasaran digital padahal sering menggunakan istilah tersebut dalam percakapan. Bukan karena kita tidak tahu apa sebenarnya pemasaran digital melainkan tidak tahu bagaimana cara mendefinisikannya agar mudah dimengerti oleh lawan bicara.

Jadi, apa itu digital marketing? Digital marketing atau pemasaran digital adalah kegiatan memasarkan atau mempromosikan suatu brand, produk, atau jasa menggunakan media digital agar bisa menjangkau sebanyak-banyaknya pelanggan.

Jika pemasaran yang sebelumnya hanya terbatas pada media telivisi dan cetak saja, kemajuan teknologi memberikan lebih banyak pilihan dan kemudahan dengan melibatkan internet dalam pelaksanaannya.

Saat berselancar di dunia digital baik saat menggunakan media sosial atau menikmati hiburan di beberapa platform seperti YouTube, tidak jarang kamu melihat berbagai iklan. Hal serupa bahkan terjadi saat membaca sebuah artikel atau berita online.

Pengertian Digital Marketing Menurut Para Ahli

Untuk memenuhi kebutuhan dan praktek pemasaran dan promosi, setiap dari kita memiliki kebebasan untuk memanfaatkan teknologi digital. Tetapi, pernahkah kamu berpikir seperti apa digital marketing menurut para ahli?

Agar lebih memahami pemasaran digital dan hal apa saja yang dipelajari digital marketing, berikut adalah pengertian digital marketing menurut para ahli.

  • Coviello, Milley And Marcolin (2001): Digital marketing merupakan sarana yang menghubungkan pelaku bisnis dengan konsumen yang pada praktiknya menggunakan teknologi internet untuk mengkomunikasikan produk.
  • Heidrick & Struggless (2009:1): Digital marketing berkembang melalui website, telepon genggam, dan perangkat games yang menawarkan akses baru periklanan tanpa digemborkan.
  • Urban (2004): Digital marketing merupakan kegiatan pemasaran dengan menggunakan internet dan teknologi guna meningkatkan fungsi pemasaran tradisional yang tidak lagi dapat memberikan hasil yang optimal di masa modern.
  • Kleindl dan Burrow (2005): Digital marketing atau pemasaran digital merupakan metode interaksi antara dua pihak yaitu pelaku bisnis dan konsumen.
  • Chaffey (2002:14): Digital marketing adalah penerapan teknologi digital yang membentuk online channel seperti website, televisi digital, email, dan berbagai inovasi terbaru yang berkontribusi dalam kegiatan pemasaran (marketing).

Jadi agen asuransi terbaik dengan bergabung sebagai Mitra Qoala Plus dan dapatkan pelatihan untuk pemasaran asuransi secara digital maupun training gratis lainnya!

Manfaat Pemasaran Digital dan Bagaimana Berbagai Saluran Digital Dapat Mempengaruhi Penjualan dalam Bisnis

Manfaat Pemasaran Digital dan Bagaimana Berbagai Saluran Digital Dapat Mempengaruhi Penjualan dalam Bisnis
Sumber foto: ME Image via Shutterstock

Pemasaran digital memberikan kebebasan untuk menjangkau sebanyak-banyaknya pelanggan tanpa batas. Dengan segudang manfaat yang diberikan dari teknik marketing digital, apakah kamu yakin untuk menggunakan pemasaran semacam ini?

Pada umumnya, ada begitu banyak manfaat pemasaran digital, termasuk:

1. Menghapus Batasan Wilayah dan Waktu Saat Memasarkan Produk

Salah satu kendala dalam memasarkan produk dengan cara konvensional adalah batasan wilayah dan waktu. Toko atau perusahaan biasanya memiliki jam operasional meski ada banyak toko yang kini menawarkan produk mereka selama 24 jam. Akan tetapi, bagaimana dengan batasan wilayah? Tentunya produk tersebut dipasarkan dan dijual hanya untuk target konsumen di sekitar wilayah tempat toko tersebut beroperasi, bukan?

Akan tetapi, batasan wilayah dan waktu pemasaran produk bisa dihapuskan saat memasarkan produk secara digital. Kegiatan pemasaran dapat dilakukan setiap detik tanpa henti bahkan selama 24 jam. Karena jangkauan dari pemasaran digital itu luas, kamu bahkan bisa memasarkan produk di berbagai wilayah tidak hanya di satu negara saja tetapi di banyak negara.

2. Sistem Penjualan Produk Lebih Cepat dan Tertarget

Sebenarnya, ada begitu banyak manfaat digital marketing. Namun, salah satu yang dapat dirasakan dengan cepat adalah sistem penjualan produk yang lebih cepat dan tertarget. Calon pelanggan atau audiens yang kamu targetkan bisa melakukan pembelian tanpa harus mendatangi toko fisik kamu yang mungkin jaraknya jauh dari lokasi mereka saat ini. Sebagai gantinya, mereka dapat membeli produk kamu kapan saja dan dimana saja hanya dengan mengunjungi website atau toko online.

Pembayarannya juga mudah dan bervariasi sehingga bisa mereka pilih sesuai preferensi. Sementara untuk mendapatkan produk yang dibeli, mereka hanya cukup menunggu di rumah atau alamat pengiriman item produk yang mereka beli.

3. Lebih Mudah Membangun Hubungan dengan Konsumen

Hubungan yang terbangun dengan baik antara pelaku bisnis dan konsumen menjadi salah satu kunci kesuksesan sebuah bisnis. Bukan tidak mungkin konsumen akan kembali ke tempat yang sama untuk mendapatkan produk serupa.

Melalui pemasaran digital, akan lebih mudah untuk membangung hubungan dnegan para konsumen misalnya dengan mengirimkan pesan melalui email, direct message di platform media sosial, atau lainnya. Kamu juga bisa tetap menjaga hubungan baik dengan pelanggan melalui balasan komentar atau ulasan yang mereka berikan.

Tidak jarang pula pelaku bisnis yang mengadakan tanya jawab melalui forum yang khusus disediakan bagi para pelanggan setia maupun pelanggan baru.

4. Kesempatan Personalisasi Produk Sesuai Karakteristik Konsumen

Sudah seharusnya sebuah bisnis itu berkembang dan fleksibel. Melalui digital marketing, pelaku bisnis bahkan bisa menyediakan produk sesuai kebutuhan dan karakteristik konsumen. Dengan demikian, mereka berkesempatan untuk memenangkan hati pelanggan yang bisa berujung pada pembelian berulang.

5. Mendapat Profit Banyak dalam Waktu Singkat

Profit yang banyak dalam waktu singkat merupakan kemungkinan yang dapat terjadi saat memasarkan produk secara online. Ini tentunya memberikan keuntungan tersendiri bagi siapa saja yang menawarkan produk atau jasanya melalui berbagai media online.

Fungsi Pemasaran Digital

Fungsi Pemasaran Digital
Sumber foto: wee dezign via Shutterstock

Istilah digital marketing atau pemasaran digital sudah semakin akrab di telinga pengguna internet. Terlebih dengan berbagai konten pemasaran menarik yang dewasa ini banyak mereka temukan di berbagai media. Namun, apa sebenarnya fungsi pemasaran digital? Bukankah individu atau bisnis bisa memasarkan produk atau jasa mereka menggunakan cara tradisional?

1. Personalisasi Konsumen

Fungsi dari pemasaran digital adalah personalisasi konsumen. Hal ini juga yang menjadi pembeda antara pemasaran digital dengan pemasaran konvensional. Perusahaan atau individu pelaku bisnis bisa mengumpulkan serta mencatat berbagai data penting terkait konsumen melalui integrasi digital.

Kemudian, para pelaku bisnis bisa membentuk layanan yang bersifat personal sesuai dengan target dan karakteristik konsumen. Dengan begitu, akan tercipta hubungan yang dekat dengan pelanggan dan bukan tidak mungkin membuat mereka setia pada produk atau jasa yang ditawarkan.

2. Pelayanan Konsumen

Fungsi lain dari digital marketing adalah pelayanan konsumen. Hal ini merupakan yang paling sering dirasakan oleh para konsumen, di mana para pelaku bisnis menyediakan layanan non-stop selama 24 jam setiap harinya. Alhasil, pelanggan akan semakin percaya dan tidak segan untuk memilih apa yang mereka yakini baik berupa produk maupun jasa.

Dengan adanya digital marketing, konsumen bisa mendapatkan pelayanan prima bahkan tanpa harus mengunjungi toko atau perusahaan secara fisik.

3. Privasi Konsumen

Data konsumen bersifat rahasia sehingga harus perusahaan jaga dengan baik. Perusahaan atau pebisnis bertanggung jawab penuh terhadap setiap data yang merupakan privasi konsumen. Biasanya, data tidak dapat digunakan tanpa persetujuan tertulis dari konsumen.

Pemasaran digital mampu mewujudkan hal tersebut. Pada umumnya, konsumen dapat mengakses layanan tertentu dengan himbauan privasi data guna mendapatkan atensi dari konsumen.

4. Media Promosi

Fungsi lain dari pemasaran digital adalah sebagai media promosi. Saat ini, promosi penjualan banyak dilakukan secara digital dan menjadi pilihan populer. Terlebih dengan fakta bahwa manusia saat ini tidak bisa dipisahkan dari perangkat berupa komputer dan smartphone dalam menjalankan aktivitas harian mereka.

Hal tersebut tentunya sangat menguntungkan bagi para pebisnis individu maupun perusahaan karena jangkauan promosi bisa lebih maksimal. Selain itu, mereka juga bisa menargetkan konsumen dengan klasifikasi yang tepat.

Dapatkan solusi kemudahan beransuransi, baik bagi nasabah maupun agen asuransi dengan cara pemasaran, dokumen, dan proses klaim digital yang didukung teknologi terbaik di Qoala Plus!

Jenis-jenis Tipe Pemasaran Digital

Di zaman modern sekarang ini, kita tidak lepas dari penggunaan teknologi. Hanya untuk berbelanja atau memesan makanan saja bisa dilakukan tanpa harus pergi ke luar rumah. Dengan fakta ini, di mana manusia dimudahkan melalui berbagai teknologi seperti smartphone yang biasa mereka genggam, mengapa kamu tidak mencoba pemasaran digital?

Ada berbagai tipe digital marketing yang bisa kamu manfaatkan untuk mencapai tujuan pemasaran agar bisa lebih cepat terealisasi. Apa saja? Berikut ulasannya!

1. Website

Website bisa diandalkan sebagai bukti adanya sebuah bisnis. Hal ini juga bisa menunjukkan profesionalisme dan keseriusan sebuah bisnis atau brand dalam menawarkan produk atau jasa. Website juga akan membantu calon konsumen mengetahui apa dan siapa dibalik keberadaan sebuah brand atau produk. Tentunya website merupakan tipe pemasaran digital yang semakin banyak digunakan.

Pemasaran digital melalui website bisa kamu lakukan dengan menjelaskan siapa kamu, apa bisnis yang ditawarkan, dan bagaimana konsumen bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Website juga biasanya disertai dengan informasi alamat dan nama perusahaan pelaku bisnis sehingga pengguna internet atau pengunjung website bisa percaya bahwa brand tersebut memang ada.

Banyak juga website yang menyertakan review dan rating dari pelanggan setia atau yang sebelumnya menggunakan produk atau jasa mereka untuk meyakinkan calon pelanggan atau para pelanggan baru agar tidak perlu merasa takut tertipu.

2. Pencarian Organik Melalui Search Engine

Digital marketing juga bisa berjalan dengan memanfaatkan atau melalui pencarian organik pada mesin pencari. Pengguna internet dapat mencari apapun yang mereka inginkan dan butuhkan menggunakan kata kunci (keywords) terkait. Kemudian, mesin pencari atau search engine akan menampilkan beberapa hasil sesuai kata kunci yang digunakan.

Untuk bisa berada di mesin pencari, pelaku bisnis harus melakukan optimasi yang umumnya digunakan agar website muncul di hasil pencarian. Proses optimasi tersebut disebut dengan istilah SEO atau search engine optimization. Pencarian organik ini tidak melibatkan iklan sehingga hasilnya pun bisa bertahan lama. Semakin baik optimasi yang kamu lakukan, semakin besar kesempatan untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian atau SERP.

3. Penelusuran Berbayar

Seperti apa penelusuran berbayar? Penelusuran berbayar merupakan salah satu jenis digital marketing yang banyak digunakan. Ini merupakan cara cepat agar target audiens bisa menemukan bisnis atau toko online kamu sehingga mereka bisa segera membuat keputusan pembelian.

Seperti namanya, penelusuran berbayar mengharuskan para pengiklan untuk menyediakan sejumlah uang agar bisa menggunakan jasa tersebut. Dengan menggunakan keyword yang relevan dengan bisnis atau brand yang kamu tawarkan, pengguna internet bisa dengan mudah menemukan brand tersebut saat melakukan penelusuran. Biaya yang dihabiskan untuk jenis digital marketing ini akan dihitung berdasarkan klik yang diterima.

Semakin banyak orang yang mengunjungi website atau toko online kamu melalui pencarian berbayar tersebut, semakin tinggi biaya yang diperlukan. Akan tetapi, kamu bisa mengatur anggaran untuk setiap klik dengan keyword tertentu. Cara ini bisa membantu menghemat biaya digital marketing yang harus kamu keluarkan. Satu hal yang harus kamu tahu adalah mesin pencari akan memprioritaskan hasil pencarian dengan anggaran yang lebih besar.

4. Media Sosial (Social Media Marketing)

Social media marketing bisa menambah daftar istilah dalam pemasaran digital terutama bagi kamu yang baru belajar. Jika dilihat dari namanya, sudah jelas pemasaran digital satu ini memanfaatkan media sosial untuk memasarkan atau mempromosikan brand atau produk. Ada banyak pilihan platform media sosial yang bisa kamu pilih seperti Instagram, Facebook, LinkedIn, dan lain sebagainya.

Cara pemasarannya bisa kamu lakukan melalui konten berupa teks, gambar, suara, video, atau kombinasi semuanya yang nantinya diposting di akun media sosial para pengiklan atau marketer. Untuk mendapatkan respon positif dari para pengguna media sosial, konten harus terlihat original, unik, dan menarik.

5. Online Advertising dan Display Ads

Selain pencarian berbayar, kamu juga bisa memanfaatkan online dan display ads untuk memasarkan produk atau jasa secara digital. Display ads merupakan iklan bergambar yang dilakukan secara online dengan format gambar maupun video. Sama seperti jenis digital marketing lainnya, display ads juga bertujuan untuk mengiklankan atau mempromosikan produk atau jasa tertentu.

6. Email Marketing

Selain kelima jenis pemasaran digital di atas, kita juga mengenal istilah email marketing, yaitu pemasaran brand, produk, atau jasa melalui email. Jika sering menggunakan email, kamu bisa melihat iklan di kotak masuk email yang mungkin dikirimkan dari pelaku bisnis atau perusahaan berbeda. Cara ini juga dinilai sebagai pemasaran digital yang efektif.

7. Video Marketing

Video marketing merupakan jenis digital marketing yang dilakukan melalui video. Saat ini, orang-orang lebih tertarik dengan konten berupa video dibandingkan teks atau tulisan. Jadi, kamu bisa menambahkan video marketing sebagai strategi pemasaran produk secara digital.

8. Referral atau Affiliate Marketing

Pernah mendapatkan kode referral? Keberadaan kode referral dan affiliate marketing merupakan cara pemasaran digital yang banyak dilakukan guna mendapatkan pelanggan. Dengan begitu, pelaku bisnis bisa mendapatkan penjualan atau pelanggan dari berbagai sumber dengan bantuan affiliate atau referral.

9. Content Marketing

Sesuai namanya, content marketing merupakan pemasaran menggunakan konten baik berupa tulisan, gambar, video, atau bentuk konten lainnya sesuai kebutuhan para pelaku bisnis atau marketer.

10. Influencer Marketing

Tahu dong apa itu influencer? Karena influencer bisa memengaruhi seseorang dalam bertindak termasuk dalam memilih produk atau jasa, tidak sedikit pelaku bisnis yang memilih influencer marketing sebagai jenis sekaligus strategi pemasaran digital.

11. Customer Service Automation

Digital marketing bisa dilakukan bahkan dengan sumber daya manusia yang terbatas. Namun tetap bisa mencapai tujuan dan target dengan memanfaatkan customer service automation. Pelanggan akan tetap mendapatkan layanan terbaik dari chatbot atau voicebot. Mereka akan mendapatkan balasan atau informasi yang cepat bahkan saat tenaga pemasar sedang tidak bekerja atau tidak ada di tempat.

Yuk, gabung sebagai Mitra Qoala Plus dan dapatkan berbagai pelatihan seputar pemasaran hingga penjualan asuransi digital maupun training gratis lainnya hingga cuan berlimpah!

Strategi Pemasaran Digital

Strategi Pemasaran Digital atau Digital Marketing Strategy
Sumber foto: Rawpixel.com via Shutterstock

Lalu, apa saja strategi pemasaran digital yang bisa diterapkan? Terlepas dari produk atau jasa apa yang kamu jual, ada beberapa strategi pemasaran yang dapat kamu terapkan.

1. Search Engine Optimization (SEO)

Salah satu strategi pemasaran digital yang banyak digunakan adalah search engine optimization (SEO). Strategi satu ini memungkinkan website berada di halaman pertama mesin pencarian seperti Google. Dengan begitu, pengguna internet bisa dengan mudah menemukan website atau brand kamu menggunakan kata kunci yang sesuai.

2. Content Marketing

Siapa yang tidak kenal content marketing, sebuah strategi digital marketing yang melibatkan penggunaan konten. Dalam hal ini, pelaku bisnis dapat memasarkan atau mempromosikan produk atau jasa melalui konten berupa teks, gambar, video, maupun konten bentuk lain di beberapa platform potensial. Pada umumnya, marketer memilih media sosial dan website sebagai media pemasaran.

3. Otomatisasi Pemasaran

Siapa bilang jika pemasaran harus selalu melibatkan manusia? Sebuah bisnis yang memiliki keterbatasan dalam sumber daya manusia bahkan bisa menggunakan teknologi atau software. Tujuannya untuk mengotomatiskan berbagai kegiatan pemasaran produk atau jasa. Penerapan otomatisasi pemasaran bisa membantu menyederhanakan bahkan mengukur return on investment (ROI) usaha yang sedang dijalankan.

4. Pay-Per-Click (PPC)

Strategi pemasaran yang juga banyak diterapkan di dunia digital adalah PPC. PPC merupakan singkatan dari pay per click yaitu model pemasaran yang digunakan untuk mengarahkan traffic ke website melalui klik dari setiap pengguna internet.

Seperti namanya, biaya yang dibebankan pada pengiklan berdasarkan jumlah klik saja. Strategi digital marketing satu ini bisa kamu lakukan dengan memasang iklan di media sosial maupun mesin pencari seperti Google dan Yahoo (Bing).

5. Native Advertising

Istilah native marketing mulai populer pada tahun 2013. Native marketing merupakan konten berbayar dalam berbagai bentuk baik artikel, video, infografis atau lainnya.

Melalui strategi pemasaran digital satu ini, pelaku bisnis dapat terhubung dengan pengguna sesuai dengan format yang pengguna pilih. Iklan native dinilai tidak terlalu mengganggu. Selain itu, strategi pemasaran satu ini juga bisa menghasilkan CTR atau click through-rate yang tinggi yang mampu meningkatkan konversi.

6. Affiliate Marketing

Affiliate marketing merupakan strategi pemasaran yang bisa kamu terapkan dengan menggunakan jasa orang lain. Biasanya, orang tersebut akan mendapatkan komisi dari pemilik bisnis apabila berhasil membawa pembeli melalui link affiliate yang dibuat dan diklik oleh calon pembeli. Adapun besaran komisinya tergantung dari para pemilik bisnis atau perusahaan yang menggunakan jasa afiliasi.

Semakin banyak orang yang datang melalui link afiliasi, semakin banyak komisi yang akan didapatkan oleh para affiliator. Hal tersebut juga akan berdampak pada semakin tingginya penjualan sebuah produk atau jasa yang tentunya menguntungkan pelaku bisnis.

7. Social Media Marketing

Social media marketing adalah strategi pemasaran digital yang cukup menjanjikan terlebih dengan banyaknya pengguna aktif sebuah platform media sosial tertentu. Kamu bisa memasarkan produk melalui media sosial seperti Facebook atau Instagram. Cari tahu terlebih dahulu platform media sosial mana yang lebih potensial dalam memberikan ROI bagi bisnis kamu.

8. Knowledge Marketing

Meski terdengar asing bagi kebanyakan orang tetapi knowledge marketing bisa kamu jadikan sebagai strategi lain dalam memasarkan produk secara digital. Knowledge marketing melibatkan diri kamu yang terlihat berbeda dari para kompetitor dengan menjadi ahli dalam memahami manfaat yang bisa pelanggan rasakan.

Untuk menjalankan strategi pemasaran digital satu ini, kamu tentu harus memahami pasar spesifik dan tren yang nantinya dapat memengaruhi pelanggan.

9. Analisa dan Penelusuran Data

Analisa dan penelusuran data juga bisa kamu gunakan sebagai strategi saat memasarkan brand berupa produk atau jasa secara online. Dengan data yang terkumpul, kamu bisa melakukan analisa guna memahami lebih jauh audiens atau pelanggan yang kamu targetkan.

10. Leads Generation

Untuk kamu yang ingin memasarkan produk secara digital, tidak ada salahnya untuk mencoba strategi pemasaran digital satu ini. Lead generation merupakan cara yang klasik atau konvensional namun tetap bisa digunakan di era digital seperti sekarang ini.

Pemasaran dilakukan dengan menghubungi calon konsumen dengan balutan kalimat yang menarik dan ramah. Tujuannya agar bisa memengaruhi calon konsumen memilih produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Jika sebelumnya lead generation dilakukan hanya melalui telepon dan pameran produk saja, kini kamu bisa memanfaatkan media promosi online seperti website, blog, maupun media sosial.

Komponen Utama dari Strategi Pemasaran Digital

Dalam pemasaran digital, ada beberapa komponen utama yang menunjang keberhasilan strategi yang kamu terapkan, yaitu:

1. Menentukan Merek

Menentukan merek adalah hal utama dari setiap jenis bisnis dan marketing apapun. Dengan begitu, akan jelas merek atau brand apa yang hendak kamu perkenalkan dan tawarkan kepada audiens. Cari nama brand yang unik dan mudah diingat sehingga orang-orang tidak akan sulit untuk menemukan brand kamu saat memiliki kebutuhan akan produk atau jasa yang kamu tawarkan.

2. Mengembangkan Personal Pelanggan

Dalam strategi pemasaran, kamu juga harus mampu mengembangkan personal pelanggan. Sebagai komponen utama dari setiap strategi pemasaran, hal ini akan turut mendukung keberhasilan kampanye yang dijalankan.

3. Mendefinisikan S.M.A.R.T (Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, Sasaran Berbatas Waktu) dari Tujuan dan KPI Pemasaran

S.M.A.R.T merupakan singkatan dari specific, measurable, attainable, relevant, dan time-based. S.M.A.R.T menjadi parameter yang bisa membantu pelaku bisnis dalam memutuskan PKI apakah sudah tepat atau belum. Sebelum melakukan pemasaran digital, tentukan terlebih dahulu tujuan dan KPI pemasaran yang ingin dicapai agar pemasaran lebih terarah dan terukur.

4. Mengidentifikasi Sasaran Pasar (Market Targeting)

Saat memasarkan produk melalui pemasaran digital, setiap marketer harus mampu mengidentifikasi sasaran pasar agar strategi yang dilakukan tepat sasaran. Artinya, kamu bisa menjual produk sesuai target sehingga setiap usaha yang dilakukan tidak sia-sia.

5. Melakukan Analisis Kompetitif

Saat berada di industri tertentu, kamu pasti punya banyak kompetitor. Oleh sebab itu, analisis kompetitif perlu dilakukan. Cari tahu apa saja kelebihan dan kekurangan kompetitor serta kesamaan brand kamu dengan brand atau produk mereka. Agar bisa dikenal oleh target audiens, kamu harus tampil beda sehingga calon konsumen tidak salah mengenali produk kamu sebagai produk kompetitor.

6. Mengelola dan Mengalokasikan Sumber Daya dengan Tepat demi Mencapai Tujuan

Agar tujuan bisnis dapat tercapai, alokasikan sumber daya dengan tepat. Hal ini merupakan komponen penting lain dalam penerapan strategi digital marketing di era modern sekarang ini di mana persaingan semakin tinggi dengan banyaknya para pendatang baru di industri yang kamu tekuni.

7. Meninjau dan Mengoptimalkan Kinerja Kampanye

Sejauh mana performa kampanye yang kamu jalankan? Untuk bisa mengetahuinya, tidak ada cara lain selain melakukan peninjauan. Apabila menemukan beberapa kelemahan atau kekurangan, segera optimalkan guna mencapai target dan tujuan yang dimiliki.

Kelebihan Pemasaran Digital

Kelebihan Pemasaran Digital
Sumber foto: Pormezz via Shutterstock

Setiap jenis pemasaran memiliki kelebihan, termasuk digital marketing. Ini juga menjadi salah satu alasan kenapa semakin hari semakin banyak yang menggunakan pemasaran digital.

Adapun kelebihan dari pemasaran digital yang bisa setiap penggunanya dapatkan adalah sebagai berikut:

1. Digital Marketing Dapat Dipantau dan Diukur Efektivitasnya

Apapun jenis pemasaran yang digunakan, pastikan untuk selalu memantau dan mengukur efektivitasnya. Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana pemasaran mampu menjangkau target audiens dan memberikan hasil berupa pemesanan atau pembelian.

Kemajuan teknologi membuat digital marketing berjalan lebih efektif dibandingkan pemasaran konvensional. Untuk mengukur efektivitas kampanye pemasaran, ada beberapa tools yang bisa kamu manfaatkan seperti Google Analytic atau Adobe Analytics.

Tools tersebut dapat membantu mengumpulkan data dalam periode waktu tertentu yang juga bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

2. Efisiensi dalam Optimasi

Guna mengoptimalkan pemasaran suatu produk atau jasa, banyak perusahaan yang memilih digital marketing atau pemasaran dengan cara digital. Tetapi mengapa demikian? Pemasaran digital memberikan keuntungan sekaligus manfaat yaitu efisiensi dalam optimasi.

3. Jangkauan yang Lebih Luas dan Mudah Memiliki Target Spesifik

Dengan begitu banyaknya kelebihan dari pemasaran digital, bukan tidak mungkin kamu bisa menjangkau target audiens dengan lebih luas. Bahkan sebaran brand atau produk bisa hingga ke seluruh dunia hanya dengan memanfaatkan internet.

Bahkan kamu bisa membuat target spesifik. Buat iklan atau promosi menggunakan target tentu seperti demografi, usia, minat, atau hal lain agar mendapatkan target dengan lebih spesifik sesuai tujuan pemasaran yang sudah dibuat.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa menampilkan iklan atau promosi yang relevan kepada audiens yang pernah mengunjungi halam tertentu situs web kamu.

4. Biaya Jauh Lebih Rendah untuk Jangkauan yang Sama Ketimbang Cara Promosi Lainnya

Kelebihan lain yang bisa dirasakan saat menjalankan pemasaran secara digital adalah penggunaan biaya yang rendah. Meski memiliki dana terbatas untuk kebutuhan promosi dan marketing, kamu tetap bisa mendapatkan hasil yang diinginkan.

Pemasaran bisa kamu lakukan bahkan tanpa biaya apabila masih dalam tahap merintis. Misalnya menggunakan media sosial yang sudah memiliki banyak followers atau pengikut. Bisa juga melalui website yang memang sudah terindeks oleh mesin pencari agar lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli melalui kata kunci terkait.

Untuk memaksimalkan pemasaran digital, kamu bisa menggunakan layanan iklan atau ads dengan harga yang terjangkau. Salah satu kelebihan ads digital seperti Google ads memungkinkan para penggunanya untuk mengatur sendiri anggaran iklan sehingga lebih hemat. Gunakan keywords terkait produk atau layanan terutama yang sering digunakan pengguna internet saat mencari apa yang mereka butuhkan.

5. Mempermudah Komunikasi Berkala

Dengan mengantongi data para pelanggan setia maupun pelanggan baru, kamu bisa selalu menjaga hubungan baik dengan mereka. Sehingga komunikasi berkala bisa lebih mudah. Kamu bahkan bisa menjangkau mereka dengan mudah dan cepat saat meluncurkan produk baru atau saat memiliki penawaran menarik berupa diskon atau cashback.

6. Fleksibel atau Mudah Disesuaikan

Kelebihan lain dari pemasaran digital adalah fleksibel sehingga bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan baik itu budget, target pasar, kondisi pasar, maupun persaingan dengan para kompetitor.

7. Tidak Memerlukan Banyak SDM Penjualan

Karena tidak perlu repot memasarkan produk ke sana ke mari di berbagai tempat atau wilayah, pemasaran digital juga tidak memerlukan sumber daya manusia atau tenaga pemasar yang banyak. Dengan begitu, pemasaran bisa lebih hemat karena kamu tidak perlu membayar terlalu banyak orang. Meski hanya dengan SDM yang ada, pemasaran dan penjualan dapat dioptimalkan dengan menggunakan strategi marketing yang tepat.

8. Tim Pemasaran Tidak Perlu Terjun Langsung ke Lapangan

Pemasaran melalui media digital tidak mengharuskan tim pemasaran terjun langsung ke lapangan. Hal tersebut membuat pemasaran satu ini bisa menghemat waktu, tenaga, dan sumber daya. Dengan begitu, tim pemasaran bisa fokus untuk melakukan kegiatan atau tugas lain yang juga tidak kalah penting.

Pemasaran dilakukan melalui berbagai platform digital seperti website dan lainnya. Mereka bisa menyusun jadwal posting konten agar bisa tepat sasaran. Untuk konten yang dibagikan melalui media sosial bisa menyesuaikan jam ramai. Artinya, tim pemasaran harus mengetahui di jam berapa saja para pengguna media sosial lebih sering menghabiskan waktu untuk sekedar mencari hiburan atau mencari sesuatu yang memang dibutuhkan.

9. Proses Branding Produk yang Lebih Mudah

Branding adalah pencitraan yang dilakukan agar produk atau brand bisa melekat di benak calon konsumen. Karena jangkauan digital marketing sangat luas, bukan tidak mungkin kamu mendapatkan lebih banyak calon konsumen.

Tujuan tersebut bisa dilakukan dengan mudah misalnya dengan konsisten membagikan konten-konten informatif, bermanfaat, atau menarik. Pastikan juga bisnis atau brand kamu memiliki keunikan tersendiri yang akan membuat target audiens bisa dengan cepat mengenali kamu.

10. Potensi Pertumbuhan yang Drastis

Setiap bisnis tentunya menginginkan pertumbuhan. Cepat atau lambatnya pertumbuhan tergantung para pelaku bisnis dan cara yang mereka gunakan. Apabila ingin mendapatkan potensi pertumbuhan yang drastis, digital marketing adalah solusinya.

Cara Memulai Pemasaran Digital

Pemasaran digital atau yang lebih sering dikenal dengan istilah digital marketing bisa dilakukan oleh siapa saja yang hendak menawarkan produk atau jasa dengan memanfaatkan jaringan internet. Bahkan, agen asuransi juga sudah selayaknya menggunakan pemasaran semacam ini agar bisa menjangkau lebih banyak target yang nantinya bisa diubah menjadi calon nasabah asuransi.

Pemasaran digital akan membutuhkan media digital termasuk media sosial, website, dan lain sebagainya. Jadi, pastikan kamu sudah memiliki atau mempersiapkan alat-alat tersebut dengan baik. Karena memang media atau alat pemasaran digital adalah aset dalam menjalankan pemasaran secara online.

Selanjutnya, siapkan konten menarik yang nantinya akan dibagikan melalui beberapa media yang kamu punya baik media sosial, website, chanel YouTube, dan lainnya. Konten yang menarik dan unik akan mampu menarik target audiens dan meningkatkan rasa penasaran mereka terhadap barang atau jasa yang kamu pasarkan. Konten bisa berupa tulisan, foto, video, atau bahkan podcast.

Setelah konten diunggah dan mendapatkan feedback dari para audiens, jangan lupa untuk merespon dengan baik setiap feedback yang kamu dapatkan. Ini bisa menjadi cara berkomunikasi dengan audiens sehingga mereka merasa dihargai dan diperhatikan. Alhasil, mereka akan melakukan tindakan pembelian atau pemesanan.

Tantangan dalam Pemasaran Digital

Meskipun memberikan peluang dan potensi untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan, pemasaran digital memiliki tantangan tersendiri. Agar bisa sukses dalam menerapkan strategi pemasaran secara digital, para pelaku bisnis tentunya harus bisa menaklukan setiap tantangan yang ada. Akan lebih baik jika bisa mengubahnya menjadi peluang baru yang akan semakin memperluas jalan menuju bisnis yang lebih berkembang.

Tantangan apa saja yang biasanya ditemui saat menerapkan digital marketing?

1. Investasi Waktu

Meski bisa menghasilkan return yang tinggi tetapi digital marketing memerlukan waktu. Keberhasilan tidak bisa kamu ciptakan dalam satu malam. Dengan kata lain, kamu harus menginvestasikan waktu agar bisa mencapai hasil yang diinginkan.

2. Bisnis yang Jauh Lebih Terekspos

Melakukan pemasaran melalui media digital memungkinkan bisnis semakin terekspos. Bahkan bukan tidak mungkin para kompetitor bisa menemukan kelemahan yang kamu miliki. Tidak hanya itu, mereka juga mungkin menggunakan strategi pemasaran yang sama. Ini tentunya menjadi tantangan bagi pebisnis yang hendak atau sedang menjalankan pemasaran digital.

3. Waktu untuk Pelatihan

Setiap jenis pemasaran tentunya membutuhkan sumber daya manusia yang terampil dan kompeten. Agar SDM mampu memahami seluk beluk tentang digital marketing, dibutuhkan pelatihan. Sayangnya, waktu pelatihan mungkin cukup lama terlebih dengan seiring berkembangnya teknologi dalam dunia pemasaran digital.

4. Regulasi Privasi

Tantangan lain dalam menjalankan digital marketing adalah regulasi privasi. Sebagai pelaku bisnis, kamu harus memahami betul hal tersebut terlebih saat mengumpulkan data yang bersifat rahasia para pelanggan.

Gambaran Umum Besaran Anggaran Pemasaran Digital

Meski terjangkau, bukan berarti digital marketing tidak memerlukan biaya. Apabila kamu berencana menggunakan jasa ads di mesin pencari atau di platform media sosial tertentu, kamu harus mengeluarkan sejumlah uang. Namun, berapa besaran anggaran pemasaran yang diperlukan untuk memasarkan produk atau jasa secara digital?

Saat menentukan anggaran untuk pemasaran digital, terlebih dahulu kamu harus mempertimbangkan beberapa hal agar bisa menghemat biaya. Ini juga bisa membantu meningkatkan potensi ROI tanpa menghamburkan uang. Pastikan untuk mengingat beberapa hal ini saat hendak menyusun anggaran digital marketing:

  • Kenali target audiens atau calon pelanggan
  • Sesuaikan pengeluaran dengan pemasukan
  • Buat keputusan pengeluaran dengan bijak dan hindari beberapa post yang tidak perlu yang tidak dapat menghasilkan return

Dengan memperhatikan pengeluaran dan pemasukan, kamu bisa menggunakan estimasi persentase sekitar 3-5% dari total target pendapatan yang ingin diraih. Atau bisa juga menggunakan 7-8% dari total pendapatan yang diterima dengan asumsi margin yang akan didapatkan adalah sebesar 10-12%.

Apabila perusahaan atau bisnis kamu menggunakan berbagai metode pemasaran termasuk pemasaran konvensional, kamu bisa mengalokasikan sekitar 20-60% untuk pemasaran digital dari total biaya pemasaran keseluruhan. Namun pastikan jika anggaran pemasaran tidak lebih dari 20% dari total pendapatan.

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi pada Pemasaran Digital

Meski dapat memberikan hasil yang menjanjikan, tetapi tidak semua orang berhasil dalam memasarkan produk secara digital. Salah satu alasannya adalah melakukan kesalahan yang tidak seharusnya dibuat terutama bagi para pemula.

Terlepas dari strategi pemasaran digital apa yang nantinya akan digunakan, pastikan untuk menghindari kesalahan umum yang sering terjadi selama menjalankan pemasaran digital, seperti:

  • Tidak memiliki tujuan kampanye digital marketing
  • Menargetkan audiens yang salah
  • Mengabaikan tampilan dan desain website
  • Mengabaikan search engine optimization atau SEO
  • Terobsesi mendapatkan hasil dalam waktu singkat
  • Menggunakan strategi yang banyak dan tidak memiliki fokus
  • Tidak konsisten dalam menggunakan media sosial secara efektif
  • Tidak mengerti data yang didapatkan setelah menjalankan strategi digital marketing tertentu
  • Tidak melakukan remarketing
  • Tidak melakukan evaluasi

Pemasaran digital akan sangat berguna bagi para pelaku bisnis baik individu maupun perusahaan yang ingin menjangkau target pasar yang lebih luas. Jika kamu merupakan seorang agen asuransi dan ingin membantu lebih banyak orang menemukan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan serta keinginan mereka, tidak ada salahnya untuk mulai melakukan pemasaran digital. Terlebih dengan banyaknya alat pemasaran digital yang bisa membantu menjalankan strategi pemasaran yang nantinya akan kamu pilih.

Pemasaran digital ini juga bisa diterapkan bagi agen asuransi yang ingin berjualan secara online. Belum menjadi agen asuransi tapi tertarik untuk memulai karir di industri asuransi? Daftarkan diri sebagai Mitra Qoala Plus dan jadilah agen yang sukses. Instal aplikasinya sekarang juga melalui Google Play atau App Store!